Penuhi hak kesehatan WBP, Rutan Painan berkolaborasi dengan Puskesmas Salido
Senin, 22 Januari 2024 17:43 WIB
Aktivitas pemeriksaan kondisi kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. (ANTARA/HO-Hms)
Painan (ANTARA) - Rutan Painan dalam pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang merupakan salah satu hak yang harus dipenuhi sehingga berkolaborasi dengan tenaga dokter dari Puskesmas Salido, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
"Dalam rangka memenuhi Hak Kesehatan tersebut Rutan Painan melalui klinik memberikan pelayanan kesehatan bagi WBP dengan tenaga perawat serta tenaga dokter dari Puskesmas Salido," kata Kepala Rutan Painan, Sarwono di Painan,Senin.
Ia menjelaskan upaya untuk mencapai kesehatan WBP, dilakukan mulai dari skrining, upaya penyuluhan kesehatan, kebersihan lingkungan dan pengobatan WBP bagi yang sakit.
Dalam musim penghujan saat ini, sangat rentan bagi WBP terkena demam batuk dan pilek. Bagi WBP yang sakit akan diarahkan oleh petugas keamanan
ke klinik Rutan Painan untuk mendapatkan pengobatan.
"Sebulan terakhir ini banyak WBP datang dengan keluhan demam disertai dengan batuk pilek. Ini dikarenakan sedang musim hujan juga. Untuk WBP yang datang berobat ke klinik sudah mendapatkan pertolongan medis,"ujarnya.
Berdasarkan data Rutan Painan, posisi WBP pada 22 Januari 2024, sebanyak 126 terdri atas 2 perempuan dan 124 pria.
Salah seorang perawat di Rutan Painan Rahmi Hayati menambahkan, selain WBP yang datang ke klinik, pihaknya juga mengunjungi blok hunian untuk melakukan pemeriksaan WBP yang sakit.
"Kami juga berkerjasama dengan dokter Puskesmas Salido, bila diperlukan ada penanganan serius terhadap kondisi WBP,"ucapnya.*
"Dalam rangka memenuhi Hak Kesehatan tersebut Rutan Painan melalui klinik memberikan pelayanan kesehatan bagi WBP dengan tenaga perawat serta tenaga dokter dari Puskesmas Salido," kata Kepala Rutan Painan, Sarwono di Painan,Senin.
Ia menjelaskan upaya untuk mencapai kesehatan WBP, dilakukan mulai dari skrining, upaya penyuluhan kesehatan, kebersihan lingkungan dan pengobatan WBP bagi yang sakit.
Dalam musim penghujan saat ini, sangat rentan bagi WBP terkena demam batuk dan pilek. Bagi WBP yang sakit akan diarahkan oleh petugas keamanan
ke klinik Rutan Painan untuk mendapatkan pengobatan.
"Sebulan terakhir ini banyak WBP datang dengan keluhan demam disertai dengan batuk pilek. Ini dikarenakan sedang musim hujan juga. Untuk WBP yang datang berobat ke klinik sudah mendapatkan pertolongan medis,"ujarnya.
Berdasarkan data Rutan Painan, posisi WBP pada 22 Januari 2024, sebanyak 126 terdri atas 2 perempuan dan 124 pria.
Salah seorang perawat di Rutan Painan Rahmi Hayati menambahkan, selain WBP yang datang ke klinik, pihaknya juga mengunjungi blok hunian untuk melakukan pemeriksaan WBP yang sakit.
"Kami juga berkerjasama dengan dokter Puskesmas Salido, bila diperlukan ada penanganan serius terhadap kondisi WBP,"ucapnya.*
Pewarta : Rls-Lia
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tujuh ribu sertifikat di Pesisir Selatan sudah elektronik, 40 ribu lainnya menunggu partisipasi masyarakat
21 April 2026 12:20 WIB
Dinas Kesehatan Pessel gelar pertemuan Penyusunan Profil Kesehatan 2025 di Hotel Triza Painan
06 December 2025 6:35 WIB
Banjir Rendam Dua Kampung di Koto XI Tarusan, Akses Painan--Padang Terputus
24 November 2025 10:47 WIB
Polres Pessel gelar kegiatan running SPPG bersama Yayasan Kemala Bhayangkari
04 November 2025 18:30 WIB
Lisda Hendrajoni terima Penghargaan TP Posyandu Pesisir Selatan dari Provinsi Sumbar
16 October 2025 12:00 WIB