DMC Dompet Dhuafa bantu penanganan dampak erupsi Gunung Marapi
Rabu, 6 Desember 2023 16:01 WIB
DMC bersama Dompet Dhuafa Singgalang saat membantu penanganan dampak erupsi Gunung Marapi Sumbar (ANTARA/HO-Dompet Dhuafa Singgalang)
Solok (ANTARA) - Disaster Manajemen Center (DMC) Dompet Dhuafa melalui Dompet Dhuafa Singgalang mengerahkan personel sebagai tim asesmen untuk membantu penanganan dampak erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar).
Tim Dompet Dhuafa Singgalang Rizky Ilham Hidayat melalui keterangan tertulis dari lokasi kejadian, Rabu, menyebutkan DMC Dompet Dhuafa telah membagikan masker kepada warga sekitar Gunung Marapi serta anak-anak untuk menghindari risiko penyakit pernapasan akibat abu vulkanik dari erupsi gunung tersebut.
Selain itu, tim Dompet Dhuafa Singgalang juga membuka pos yang berlokasi di jalur pendakian gunung dan telah memberi manfaat bagi 40 jiwa.
Tim juga terlibat dalam proses evakuasi bersama dengan tim gabungan yang berasal dari lintas tim rescue guna menyisir dan menemukan penyintas erupsi yang masih belum ditemukan.
“Tim menuju titik pencarian Gunung Marapi bersama tim relawan gabungan,” kata dia.
Menurut dia, anak-anak dan lansia sekitar Gunung Marapi yang merupakan kelompok rentan terancam dampak dari abu vulkanik erupsi yang bisa saja akan menimbulkan penyakit ISPA jika tidak ditangani dan dilakukan antisipasi dengan baik.
Ia mengemukakan BNPB juga telah memberikan imbauan kepada warga di sekitar Gunung Marapi agar mengungsi sementara demi keselamatan sebagai upaya pencegahan jika terjadi erupsi lanjutan.
"Batas aman yang ditetapkan oleh BNPB dari darurat erupsi Gunung Marapi adalah radius tiga kilometer," katanya.
Ia menambahkan, proses pencarian terhadap penyintas erupsi yang hilang juga masih terus dicari termasuk beberapa pendaki yang kemungkinan masih terisolasi kawah dari erupsi yang sudah menyelimuti nyaris seluruh bagian Gunung Marapi.
"Akibat dari erupsi terpantau hujan abu vulkanik masih terjadi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah datar yang merupakan area terdekat dari lokasi bencana erupsi," ujarnya.
Ia menyebutkan berdasarkan data yang dihimpun, dampak yang ditimbulkan pada kejadian erupsi Gunung Marapi tidak hanya sebaran hujan abu vulkanik saja, namun juga hujan abu yang disertai batu.
"Adapun wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik mencakup empat wilayah kecamatan, yakni Canduang, Sungai Pua, Ampek-Ampek, dan Malalak," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DMC Dompet Dhuafa bantu penanganan dampak erupsi Gunung Marapi
Tim Dompet Dhuafa Singgalang Rizky Ilham Hidayat melalui keterangan tertulis dari lokasi kejadian, Rabu, menyebutkan DMC Dompet Dhuafa telah membagikan masker kepada warga sekitar Gunung Marapi serta anak-anak untuk menghindari risiko penyakit pernapasan akibat abu vulkanik dari erupsi gunung tersebut.
Selain itu, tim Dompet Dhuafa Singgalang juga membuka pos yang berlokasi di jalur pendakian gunung dan telah memberi manfaat bagi 40 jiwa.
Tim juga terlibat dalam proses evakuasi bersama dengan tim gabungan yang berasal dari lintas tim rescue guna menyisir dan menemukan penyintas erupsi yang masih belum ditemukan.
“Tim menuju titik pencarian Gunung Marapi bersama tim relawan gabungan,” kata dia.
Menurut dia, anak-anak dan lansia sekitar Gunung Marapi yang merupakan kelompok rentan terancam dampak dari abu vulkanik erupsi yang bisa saja akan menimbulkan penyakit ISPA jika tidak ditangani dan dilakukan antisipasi dengan baik.
Ia mengemukakan BNPB juga telah memberikan imbauan kepada warga di sekitar Gunung Marapi agar mengungsi sementara demi keselamatan sebagai upaya pencegahan jika terjadi erupsi lanjutan.
"Batas aman yang ditetapkan oleh BNPB dari darurat erupsi Gunung Marapi adalah radius tiga kilometer," katanya.
Ia menambahkan, proses pencarian terhadap penyintas erupsi yang hilang juga masih terus dicari termasuk beberapa pendaki yang kemungkinan masih terisolasi kawah dari erupsi yang sudah menyelimuti nyaris seluruh bagian Gunung Marapi.
"Akibat dari erupsi terpantau hujan abu vulkanik masih terjadi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah datar yang merupakan area terdekat dari lokasi bencana erupsi," ujarnya.
Ia menyebutkan berdasarkan data yang dihimpun, dampak yang ditimbulkan pada kejadian erupsi Gunung Marapi tidak hanya sebaran hujan abu vulkanik saja, namun juga hujan abu yang disertai batu.
"Adapun wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik mencakup empat wilayah kecamatan, yakni Canduang, Sungai Pua, Ampek-Ampek, dan Malalak," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DMC Dompet Dhuafa bantu penanganan dampak erupsi Gunung Marapi
Pewarta : Rahmatul Laila
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Wamen Ossy ingatkan pemutakhiran data digital merupakan pekerjaan rumah bersama
04 February 2026 10:12 WIB
PLN Bergerak Bersama Pemerintah, Percepat Pembangunan Hunian Tetap di Pauh Padang
02 February 2026 18:43 WIB
KAI Divre II Sumbar bersama KAI Properti sapa sekolah terdampak bencana banjir di Batang Anai
30 January 2026 16:08 WIB
Dinas Kesehatan Pasbar telah lakukan PE, PSN sampai goro bersama upaya pemberantasan penyakit DBD
26 January 2026 12:38 WIB
Menteri Nusron ajak pegawai berkomitmen bersama tingkatkan layanan pertanahan
14 January 2026 17:55 WIB
Rakor Bersama Mendagri, Gubernur Sumbar Sampaikan Total Kerugian Pascabencana Berbasis Data Terintegrasi
09 January 2026 18:41 WIB
Bersihkan dampak banjir bandang, Wako Fadly Amran bakal gelar goro bersama relawan
07 January 2026 14:56 WIB
Menyongsong tahun 2026, Sekjen Kementerian ATR/BPN ajak jajaran kerja bersama dukung program kerja
06 January 2026 15:21 WIB