Padang (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Barat memaksimalkan optimalisasi jaringan pentahelix perdagangan untuk meningkatkan usaha perdagangan yang kondusif dan berdaya saing.
"Upaya optimalisasi ini untuk mewujudkan Sumbar sebagai pusat perdagangan terkemuka di Sumatera," kata kepala Disperindag Sumbar, Novrial di Padang, Kamis.
Ia mengatakan pentahelix itu diantaranya perguruan tinggi seperti PNP, dengan industri melalui KADIN, GPEI, APINDO, PEPEINDO, komunitas melalui komunitas Bisa Ekspor dan Indonesian Export Channel (IEC), serta dengan media masa.
Menurutnya dengan kolaborasi dan kerjasama yang baik antara semua pihak, sektor perdagangan di Sumbar bisa berkembang dengan baik.
Ia mengatakan sasaran yang lain untuk meningkatnya usaha perdagangan yang kondusif dan berdaya saing dengan indikator nilai sektor perdagangan dalam PDRB (Rp. Trilyun) yang ditargetkan sebesar 22,04.
Sasaran itu belum di release BPS, namun sebagai komparasi pada triwulan I tahun 2023 dari target 11,04, tercapai 12,68 kontribusi perdagangan dalam PDRB.
Pada Semester I, deviasi kinerja fisik -0,04% yang berarti realisasi penyelesaian program/ kegiatan secara fisik hampir sama dengan target yang ditetapkan, dan deviasi kinerja keuangan -4,89% yang berarti realisasi pencairan dana dalam batas toleransi dibawah 5 persen dari target yang ditetapkan.*
Disperindag Sumbar optimalkan pentahelix perdagangan
Kamis, 3 Agustus 2023 9:13 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Novrial. (ANTARA/Miko Elfisha)
Pewarta : Miko Elfisha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Upaya keberlanjutan destinasi wisata Mentawai melalui penguatan CBT dan kolaborasi pentahelix
10 December 2024 12:13 WIB, 2024