Hari kedelapan pencarian, dua jenazah korban longsor Serasan ditemukan
Senin, 13 Maret 2023 21:42 WIB
Tim SAR gabungan saat mencari korban tanah longsor di Serasan, Natuna, Kepri, Senin (13/3/2023) (ANTARA/HO-Basarnas Natuna)
Natuna (ANTARA) - Tim SAR gabungan tanggap bencana tanah longsor Serasan dan Serasan Timur menemukan dua jenazah pada hari kedelapan pencarian korban tanah longsor di Desa Pangkalan, Serasan, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Senin.
"Upaya pencarian hari kedelapan terhadap korban, Tim SAR gabungan hingga sore hari berhasil mengevakuasi dua korban dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Abdul Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) di Serasan, Senin malam.
Dengan demikian, kata dia, jumlah korban meninggal yang telah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan sebanyak 48 orang.
"Kedua korban dievakuasi secara bersamaan pada pukul 16.40 WIB di lokasi yang juga berdekatan. Dengan penemuan tersebut, maka mengurangi jumlah daftar korban dalam pencarian menjadi enam orang," kata Abdul Rahman.
Selain pencarian korban, kata dia, hari ini sejumlah alat berat juga telah membuka akses jalan utama penghubung desa yang sebelumnya masih dipenuhi oleh material longsor.
"Di mana diketahui area sektor 5 pencarian disinyalir clear dari pencarian karena telah tersisir menggunakan alat berat maupun pelacakan dengan bantuan SAR K-9 milik Mabes Polri," ujarnya.
Ia juga mengatakan kendala utama proses pencarian adalah medan pencarian longsor dipenuhi material longsor, puing bangunan, serta kondisi tekstur tanah yang berair.
"Medan pencarian berlumpur dan ketinggian timbunan longsor mencapai sekitar tiga meter dari permukaan tanah," kata Abdul Rahman.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua jenazah ditemukan hari kedelapan pencarian korban longsor Serasan
"Upaya pencarian hari kedelapan terhadap korban, Tim SAR gabungan hingga sore hari berhasil mengevakuasi dua korban dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Abdul Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) di Serasan, Senin malam.
Dengan demikian, kata dia, jumlah korban meninggal yang telah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan sebanyak 48 orang.
"Kedua korban dievakuasi secara bersamaan pada pukul 16.40 WIB di lokasi yang juga berdekatan. Dengan penemuan tersebut, maka mengurangi jumlah daftar korban dalam pencarian menjadi enam orang," kata Abdul Rahman.
Selain pencarian korban, kata dia, hari ini sejumlah alat berat juga telah membuka akses jalan utama penghubung desa yang sebelumnya masih dipenuhi oleh material longsor.
"Di mana diketahui area sektor 5 pencarian disinyalir clear dari pencarian karena telah tersisir menggunakan alat berat maupun pelacakan dengan bantuan SAR K-9 milik Mabes Polri," ujarnya.
Ia juga mengatakan kendala utama proses pencarian adalah medan pencarian longsor dipenuhi material longsor, puing bangunan, serta kondisi tekstur tanah yang berair.
"Medan pencarian berlumpur dan ketinggian timbunan longsor mencapai sekitar tiga meter dari permukaan tanah," kata Abdul Rahman.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua jenazah ditemukan hari kedelapan pencarian korban longsor Serasan
Pewarta : Cherman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Padang terima bantuan Germas Kepri dan Panitia Natal Oikumene untuk korban banjir dan longsor
27 December 2025 19:39 WIB
Polres Anambas Kepulauan Riau selidik penemuan jenazah guru PPPK di kebun
29 September 2025 9:42 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB