Dua anak terseret arus sungai, satu anak meninggal dan satu hilang
Jumat, 3 Februari 2023 21:12 WIB
Korban tenggelam di Sungai Gelis Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih dalam pencarian, Jumat (3/2/2023). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Kudus (ANTARA) - Dua anak yang terseret arus Sungai Gelis di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, satu di antaranya ditemukan meninggal dunia dan satu anak masih dalam pencarian, Jumat.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir di Kudus, mengungkapkan satu anak yang ditemukan meninggal merupakan warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu. sedangkan yang masih dalam pencarian warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota.
Upaya pencarian, kata dia, dimulai pukul 16.30 WIB setelah mendapatkan laporan adanya anak yang terseret arus sungaI di Sungai Gelis.
BPBD Kudus akan melanjutkan pencarian pada keesokan harinya (4/2) dengan melibatkan personel dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan masyarakat.
Kepala Desa Bakalan Krapyak Susanto menambahkan bahwa sebelum dua anak yang berusia antara 7-8 tahun itu terseret, informasinya mereka bermain bersama dengan teman-temannya yang berjumlah enam orang di Sungai Gelis di Desa Singocandi usai jumatan.
Satu anak diketahui terpeleset dan tercebur ke sungai. Lantas, satu temannya berniat menolong.
"Hanya saja, teman korban yang berniat menolong justru ikut terseret arus sungai," ujarnya.
Seorang anak yang terseret arus sungai, akhirnya ditemukan warga yang hendak mencari cacing melihat sesosok mayat tersangkut di antara pepohonan bambu di tepi Sungai Gelis di Desa Singocandi sekitar pukul 15.00 WIB.
Warga yang pertama kali mengetahui korban terapung di tepi sungai awalnya mengira boneka. Namun, setelah didekati ternyata seorang bocah laki-laki.*
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Terseret arus sungai di Kudus satu anak meninggal dan satu hilang
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir di Kudus, mengungkapkan satu anak yang ditemukan meninggal merupakan warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu. sedangkan yang masih dalam pencarian warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota.
Upaya pencarian, kata dia, dimulai pukul 16.30 WIB setelah mendapatkan laporan adanya anak yang terseret arus sungaI di Sungai Gelis.
BPBD Kudus akan melanjutkan pencarian pada keesokan harinya (4/2) dengan melibatkan personel dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan masyarakat.
Kepala Desa Bakalan Krapyak Susanto menambahkan bahwa sebelum dua anak yang berusia antara 7-8 tahun itu terseret, informasinya mereka bermain bersama dengan teman-temannya yang berjumlah enam orang di Sungai Gelis di Desa Singocandi usai jumatan.
Satu anak diketahui terpeleset dan tercebur ke sungai. Lantas, satu temannya berniat menolong.
"Hanya saja, teman korban yang berniat menolong justru ikut terseret arus sungai," ujarnya.
Seorang anak yang terseret arus sungai, akhirnya ditemukan warga yang hendak mencari cacing melihat sesosok mayat tersangkut di antara pepohonan bambu di tepi Sungai Gelis di Desa Singocandi sekitar pukul 15.00 WIB.
Warga yang pertama kali mengetahui korban terapung di tepi sungai awalnya mengira boneka. Namun, setelah didekati ternyata seorang bocah laki-laki.*
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Terseret arus sungai di Kudus satu anak meninggal dan satu hilang
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim gabungan Basarnas temukan warga terseret ombak pantai Sasak meninggal dunia
30 September 2025 10:51 WIB
Seorang pria paruh baya meninggal dunia terseret arus sungai di Bonjol (Video)
31 May 2025 15:03 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB