Bukittinggi (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi, Sumatera Barat menegaskan kembali komitmen untuk melakukan pelayanan tanpa adanya unsur Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi (Labukti), Marten di Bukittinggi, Kamis mengatakan  komitmen ini dibuktikan penandatangan Pakta Integritas yang dilakukan oleh segenap jajarannya , Kamis.

"Komitmen ini kami buktikan melalui penandatanganan Pakta Integritas terkait pelaksanaan tugas yang bersih dari KKN serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan Warga Binaan," katanya.

Pernyataan komitmen bersama pimpinan beserta seluruh jajaran turut dilakukan untuk melaksanakan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di lingkungan Lapas Bukittinggi.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada jajaran yang selalu menampilkan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas di LP yang berada di Biaro, Agam itu.

"Berbagai raihan prestasi telah ditorehkan oleh Lapas Bukittinggi dalam mensukseskan program pembinaan Narapidana, seperti penyelenggaraan pelatihan bersertifikat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebanyak 280 orang meliputi pelatihan bidang pertanian dan agrobisnis," katanya.

Menurutnya, dengan adanya komitmen bersama ini diharapkan terwujudnya nilai integritas petugas, pelaksanaan tugas yang bersih serta pelayanan prima yang humanis dan berbasis IT.

"Dengan terlaksananya nilai-nilai komitmen bersama tersebut nantinya mampu menjadi langkah bagi Lapas Bukittinggi menuju pencapaian predikat WBK WBBM tahun 2023 ini," katanya berharap.

Terpisah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Sumbar) juga telah melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka Pembangunan Zona Integritas Tahun 2023 demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Penandatanganan zona integritas itu bukan sekedar seremonial belaka, namun wujud dari komitmen kami dalam membangun integritas di seluruh lini pelayanan publik," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar Haris Sukamto.

Ia mengatakan Kemenkumham sebagai perwakilan instansi vertikal di daerah bertekad mewujudkan visi serta arahan Menkumham RI Yasonna Laoly.