Pidie Jaya banjir, 17.628 orang di delapan kecamatan terdampak
Minggu, 22 Januari 2023 10:09 WIB
Banjir merendam permukiman warga di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu (22/1/2022). (ANTARA/HO-BPBD Pidie Jaya)
Banda Aceh (ANTARA) - Bencana banjir yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada 17.628 orang di delapan wilayah kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
"Kondisi terakhir, debit air belum surut," kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas sebagaimana dikutip dalam keterangan pers Pusat Data dan Informasi BPBA di Banda Aceh, Minggu.
Banjir mulai melanda bagian wilayah Pidie Jaya pada Jumat (20/1) dan saat ini banjir masih melanda desa-desa di delapan kecamatan di kabupaten itu.
Menurut BPBA, banjir melanda 21 gampong (desa) di Kecamatan Ulim, tujuh gampong di Kecamatan Pante Raja, 12 gampong di Kecamatan Bandar Dua, 10 gampong di Kecamatan Meurah Dua, 11 gampong di Kecamatan Meureudu, serta masing-masing tiga gampong di Kecamatan Bandar Baru, Trienggadeng, dan Jangka Buya.
Ilyas mengatakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai seperti Krueng Meureudu, Krueng Beuracan, Krueng Ulim, dan Krueng Putu meluap dan membanjiri permukiman penduduk di wilayah tersebut.
"Sehingga menggenangi rumah warga serta badan jalan dan lahan pertanian masyarakat," katanya.
Data sementara BPBA menunjukkan, banjir telah menyebabkan 4.157 rumah warga tergenang dan berdampak pada 6.776 keluarga yang terdiri atas 17.628 jiwa.
"Titik pengungsian di Kecamatan Bandar Dua terdapat di kantor keuchik (kepala desa) Gampong Blang Dalam dan Gampong Babah Krueng, selebihnya masih dalam pendataan dan pemantauan," kata Ilyas.
BPBD Pidie Jaya sudah mengerahkan petugas untuk mendata dampak banjir serta membantu warga yang terdampak banjir, termasuk menyiapkan bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir berdampak pada 17.628 orang di delapan kecamatan di Pidie Jaya
"Kondisi terakhir, debit air belum surut," kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas sebagaimana dikutip dalam keterangan pers Pusat Data dan Informasi BPBA di Banda Aceh, Minggu.
Banjir mulai melanda bagian wilayah Pidie Jaya pada Jumat (20/1) dan saat ini banjir masih melanda desa-desa di delapan kecamatan di kabupaten itu.
Menurut BPBA, banjir melanda 21 gampong (desa) di Kecamatan Ulim, tujuh gampong di Kecamatan Pante Raja, 12 gampong di Kecamatan Bandar Dua, 10 gampong di Kecamatan Meurah Dua, 11 gampong di Kecamatan Meureudu, serta masing-masing tiga gampong di Kecamatan Bandar Baru, Trienggadeng, dan Jangka Buya.
Ilyas mengatakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai seperti Krueng Meureudu, Krueng Beuracan, Krueng Ulim, dan Krueng Putu meluap dan membanjiri permukiman penduduk di wilayah tersebut.
"Sehingga menggenangi rumah warga serta badan jalan dan lahan pertanian masyarakat," katanya.
Data sementara BPBA menunjukkan, banjir telah menyebabkan 4.157 rumah warga tergenang dan berdampak pada 6.776 keluarga yang terdiri atas 17.628 jiwa.
"Titik pengungsian di Kecamatan Bandar Dua terdapat di kantor keuchik (kepala desa) Gampong Blang Dalam dan Gampong Babah Krueng, selebihnya masih dalam pendataan dan pemantauan," kata Ilyas.
BPBD Pidie Jaya sudah mengerahkan petugas untuk mendata dampak banjir serta membantu warga yang terdampak banjir, termasuk menyiapkan bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir berdampak pada 17.628 orang di delapan kecamatan di Pidie Jaya
Pewarta : Khalis Surry
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasca-kontak tembak di Pidie Jaya, Polda Aceh kejar anggota KKB Abu Razak
23 October 2019 19:02 WIB, 2019
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB