Kemdikbud Raih Peringkat Pertama Survei Integritas KPK
Selasa, 13 Agustus 2013 16:53 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meraih skor tertinggi berdasarkan survei integritas sektor publik 2012, yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Skor tersebut diraih pada aspek pengalaman integritas, yang merefleksikan pengalaman responden terhadap tingkat korupsi yang dialaminya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh usai kegiatan halal bihalal di Jakarta, Selasa menyatakan menerima dengan baik penilaian berbagai lembaga sebagai upaya perbaikan ke depan.
"Yang penting adalah cara melakukan penilaian sesuai dengan perkembangan zaman. Integritas Kemdikbud sangat positif, dengan nilai yang paling tinggi," katanya.
Berdasarkan survei tersebut, terdapat sebanyak 16 instansi dengan skor pengalaman integritas lebih besar dari 7. Berturut-turut peringkat satu sampai dengan enam adalah Kemdikbud (8,06), PT.Jamsostek (8,02), PT.Angkasa Pura II (7,65), Badan Koordinasi Penanaman Modal (7,63), Kementerian Kesehatan (7,62), dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (7,59).
Aspek lain yang digunakan dalam survei adalah potensi integritas, yang merefleksikan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya korupsi. Jika ditotal, untuk instansi pusat, Kemdikbud di posisi dua dengan skor 7,43. Posisi pertama ditempati PT.Jamsostek (7,49).
Hasil survei menyatakan bahwa rata-rata Indeks Integritas Nasional (IIN) di tahun 2012 adalah 6,37. Dengan perincian nilai rata-rata integritas di tingkat pusat sebesar 6,86, nilai rata-rata integritas sektor publik di tingkat instansi vertikal sebesar 6,34, dan nilai rata-rata integritas di tingkat daerah 6,32.
Bila dibandingkan, nilai integritas daerah relatif lebih rendah dibanding nilai integritas instansi di tingkat pusat maupun instansi vertikal. IIN 2012 sedikit naik dibandingkan tahun sebelumnya (dari 6,31 di tahun 2011).
Survei tersebut juga menyebutkan, ada 45 persen (atau 38 instansi /pemerintah daerah), yang pencapaian nilai indeks integritasnya masih di bawah rata-rata nasional dan ada 20 persen (atau 17 instansi/pemerintah daerah) yang pencapaian indeks integritasnya masih di bawah standar yang ditetapkan KPK yaitu 6,00. Responden survei mencakup instansi pemda, instansi vertikal dan instansi pusat. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
Bukittinggi Raih Prestasi Internasional, The 5th ASEAN Clean Tourist City Award di Filipina
01 February 2026 14:07 WIB
Pemkot Bukittinggi raih UHC Award kali ketiga bukti komitmen beri jaminan kesehatan masyarakat
28 January 2026 12:15 WIB
Tiga Pemda wilayah kerja BPJS Cabang Bukittinggi raih prestasi UHC Award 2026
27 January 2026 16:56 WIB
Hansi Flick minta Barcelona raih kemenangan di laga terakhir Liga Champions
22 January 2026 12:01 WIB