Lemkapi yakin tidak ada perang bintang di tubuh Polri
Sabtu, 12 November 2022 14:15 WIB
Presiden RI Joko Widodo memberikan pengarahan kepada jajaran Polri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/pri.
Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengatakan tidak ada perang bintang di tubuh Polri meski ada beberapa upaya menyerang secara pribadi kepada petinggi Polri.
"Sejak lama, saya banyak berkomunikasi dengan para pejabat utama Polri dan para kapolda di seluruh Indonesia. Saya tidak melihat ada perang bintang saat ini," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan internal Polri saat ini sangat solid di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
Untuk itu, akademisi dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini meminta Polri agar waspada terhadap pihak-pihak yang menginginkan Polri pecah dan mengadu domba.
"Kami melihat ada pihak yang tidak suka dengan ketegasan Polri menindak para jenderal yang melanggar hukum," katanya.
Edi yakin dengan soliditas yang kuat dan tetap menjaga kekompakan, Polri akan melewati ujian demi ujian yang saat ini terus dihadapi Polri.
Dugaan adanya perang bintang muncul setelah Polri memecat dan membawa dua jenderal ke pengadilan umum atas sangkaan terlibat pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Setelah itu muncul tudingan miring ke pribadi petinggi Polri dalam perkara judi, pemerasan hingga munculnya video viral seorang mantan anggota Polri menyerahkan uang terkait tambang ilegal.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lemkapi: Tidak ada perang bintang di tubuh Polri
"Sejak lama, saya banyak berkomunikasi dengan para pejabat utama Polri dan para kapolda di seluruh Indonesia. Saya tidak melihat ada perang bintang saat ini," kata Edi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan internal Polri saat ini sangat solid di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
Untuk itu, akademisi dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini meminta Polri agar waspada terhadap pihak-pihak yang menginginkan Polri pecah dan mengadu domba.
"Kami melihat ada pihak yang tidak suka dengan ketegasan Polri menindak para jenderal yang melanggar hukum," katanya.
Edi yakin dengan soliditas yang kuat dan tetap menjaga kekompakan, Polri akan melewati ujian demi ujian yang saat ini terus dihadapi Polri.
Dugaan adanya perang bintang muncul setelah Polri memecat dan membawa dua jenderal ke pengadilan umum atas sangkaan terlibat pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Setelah itu muncul tudingan miring ke pribadi petinggi Polri dalam perkara judi, pemerasan hingga munculnya video viral seorang mantan anggota Polri menyerahkan uang terkait tambang ilegal.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lemkapi: Tidak ada perang bintang di tubuh Polri
Pewarta : Santoso
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Edi Dharma targetkan akhir tahun 2025 seluruh arsip inaktif Sekretariat Daerah sudah tersimpan di Record Center
08 September 2025 11:05 WIB
Rampungkan Tugas Pjs Bupati Pasaman, Edi Dharma Mendapat Apresiasi dari Gubernur
24 April 2025 19:11 WIB
Wawako Solok Hadiri Pelantikan Edi Dharma Syafni Sebagai Pjs. Bupati Pasaman
16 April 2025 22:32 WIB
Pemkab Agam adakan pelatihan berbasis komputer bagi 64 pencari kerja
23 January 2024 16:58 WIB, 2024
Puskesmas Sungai Pua wakili Agam penilaian kompetisi pelayanan prima-IPP tingkat Sumbar
04 September 2023 15:32 WIB, 2023