BMKG ingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Sumbar pada Rabu
Rabu, 9 November 2022 7:25 WIB
Pengendara sepeda motor menerobos hujan di kawasan Alun-alun Selatan, Yogyakarta, Selasa (8/11/2022). . ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/TOM. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta, (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia pada Rabu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA dari laman resmi BMKG di Jakarta, Rabu, prakiraan cuaca tersebut berlaku untuk Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Cuaca serupa juga berpotensi melanda di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sementara wilayah yang berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Bali.
BMKG juga memberikan peringatan gelombang tinggi 2,5-4 meter di Perairan Barat Enggano hingga Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Selatan Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat dan Laut Natuna Utara.
Peringatan gelombang tinggi tersebut berlaku mulai Rabu pukul 07.00 WIB sampai Jumat (11/11) pukul 07.00 WIB.
Bidang pelayaran dan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau untuk tetap selalu waspada dan memperhatikan peringatan tersebut. (*)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspadai hujan lebat di sejumlah daerah di Indonesia
Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA dari laman resmi BMKG di Jakarta, Rabu, prakiraan cuaca tersebut berlaku untuk Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Cuaca serupa juga berpotensi melanda di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sementara wilayah yang berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Bali.
BMKG juga memberikan peringatan gelombang tinggi 2,5-4 meter di Perairan Barat Enggano hingga Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, Perairan Selatan Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat dan Laut Natuna Utara.
Peringatan gelombang tinggi tersebut berlaku mulai Rabu pukul 07.00 WIB sampai Jumat (11/11) pukul 07.00 WIB.
Bidang pelayaran dan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau untuk tetap selalu waspada dan memperhatikan peringatan tersebut. (*)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspadai hujan lebat di sejumlah daerah di Indonesia
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB