Painan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat berjanji bakal memperketat pengawasan ruangan kerja pejabat daerah melalui kamera CCTV usai peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Sekretaris Daerah (Sekda) Mawardi Roska menyampaikan pemasangan kamera itu merupakan antisipasi terjadinya peristiwa serupa di lingkup instansi pemerintahan, sekaligus upaya menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berkualitas.
"Dengan demikian praktek penyalahgunaan wewenang dari Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa diantisipasi, karena pemerintahan yang baik dan bersih itu kebutuhan yang tidak bisa dielakkan," ungkap Sekda di Painan.
Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pesisir Selatan melakukan OTT terhadap empat orang ASN dan satu orang rekanan dalam pengadaan jaring tangkap ikan senilai Rp237 juta.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu, 20 April, namun hingga kini Kepolisian belum menetapkan status pihak terkait yang terlibat. Bahkan telah lebih dari 1x24 jam sejak pertama kali penangkapan.
Sekda menegaskan OTT di lingkungan pemerintah kabupaten tidak boleh lagi terjadi. ASN harus memberikan teladan yang baik, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat pada aparatur daerah semakin tinggi.
Kejadian itu harus menjadi pelajaran bagi semua ASN, karena memiliki dampak yang sangat luas. Tak hanya pada kinerja dan citra daerah, tapi juga pada keluarga masing-masing yang terlibat.
Apalagi jika sampai berhenti dengan tidak hormat sebagai ASN. Meski demikian kata Sekda, pemerintah kabupaten hingga kini belum mengganti posisi ASN yang terkena tangkap tangan, karena masih berstatus saksi.
"Kita lihat dulu perkembangannya nanti. Setelah itu baru kita ambil sikap, apakah tetap memakainya atau mengevaluasi," tutur Sekda.
Proses pemeriksaan kini sedang berlanjut. Pemerintah kabupaten terus memantau perkembangannya dan tetap menghormati upaya penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian.
Sekda berharap empat orang ASN dan satu orang rekanan yang turut terjaring tangkap tangan terbebas dari segala dugaan tindak pidana, baik khusus maupun umum agar bisa kembali bekerja seperti biasa.
Apalagi tugas pokok dan fungsi mereka berkaitan erat dengan serapan belanja modal. "Sampai kini masih lancar-lancar. Tugas ditangani rekan-rekannya yang lain," sebut Sekda.
Pemkab Pesisir Selatan perketat pengawasan ASN pasca OTT
Sabtu, 23 April 2022 9:47 WIB
Sekda Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat Mawardi Roska
Pewarta : Teddy Setiawan
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Rendang bantuan Dharmasraya telah sampai di Agam-Pessel, untuk Aceh-Sumut masih dalam perjalanan
25 December 2025 20:30 WIB
Bupati Hendrajoni tinjau posko pengungsian korban banjir bandang di Bayang Utara
13 December 2025 4:59 WIB
Dinas Kesehatan Pessel gelar pertemuan Penyusunan Profil Kesehatan 2025 di Hotel Triza Painan
06 December 2025 6:35 WIB
Dinas Pertanian Serahkan 300 Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Tanggap Darurat di Pesisir Selatan
04 December 2025 14:11 WIB
Pemkab Pessel gerak cepat tangani pemadaman di tiga nagari Terisolir Bayang Utara
04 December 2025 10:09 WIB
Plt. Kadishub Pessel tinjau langsung kerusakan lampu PJU di Jalur 2 Salido
04 December 2025 9:55 WIB
Kesbangpol Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Bayang"
03 December 2025 18:13 WIB
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB