Lubukbasung (ANTARA) - Dinas Sosial Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di daerah itu meningkat sebanyak 32.006 jiwa dari 234.823 orang pada 2021 menjadi 266.829 orang 2022.

"Peningkatan ini hampir terjadi di 16 kecamatan dan ini berdasarkan data terbaru yang keluar pada Januari 2022," kata Sekretaris Dinas Sosial Agam Jatirman di Lubukbasung, Senin. 

Ia mengatakan DTKS itu merupakan usulan dari wali nagari sesuai musyawarah yang mereka lakukan dengan melibatkan Badan Musyawarah (Bamus) dan perangkat nagari. 

Setelah itu, wali nagari mengusulkan data tersebut ke Dinsos dan Dinsos mengusulkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia pada Mei 2021

Usulan itu disetujui oleh Kementerian Sosial menjadi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Pendataan itu setiap tahun dilakukan dan DTKS berubah setiap tahunnya. Untuk tahun 2023 belum ada diusulkan," katanya. 

Ia menambahkan, DTKS ini merupakan data induk untuk penerima bantuan berupa PKH, Bansos, Kartu Indonesia Pintar dan lainnya. 

Bagi mereka tidak mendapatkan bantuan, tambahnya, Dinsos Agam membuka pelayanan pengaduan warga tidak mendapatkan bantun. 

Pelayanan itu dibuka setiap hari kerja dengan menempatkan beberapa orang petugas di ruangan layanan itu. 

"Kita melayani warga yang melaporkan terkait permasalahan dihadapi," katanya.