AIPI: "Liberal Arts" Perlu Diterapkan di Indonesia
Rabu, 7 November 2012 16:16 WIB
Jakarta, (ANTARA) - Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Mayling Oey Gardiner, mengatakan pendidikan "Liberal Arts" (LA) perlu diterapkan di Tanah Air mengingat perlunya kemampuan imajinasi luas dan kritis.
"'Liberal Arts' dapat menciptakan orang-orang yang berpikiran kritis," ujar Guru Besar UI tersebut dalam dalam diskusi "Kepedulian Pengembangan Sains Dasar" yang diselenggarakan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) di Jakarta, Rabu.
LA, lanjut dia, diperlukan karena dunia mengalami perubahan yang makin cepat, berbagai vokasi dan profesi membutuhkan kemampuan imajinasi luas dan kritis bukan pandangan sempit.
LA juga dapat menyiapkan mahasiswa mampu menjawab tantangan berbagai jenis pekerjaan yang berkembang dari waktu ke waktu.
"Lulusan-lulusan sarjana saat ini banyak tidak mampu mempresentasikan sesuatu. Itu karena mereka belum menguasai Bahasa Indonesia dengan baik," jelas dia.
Beberapa keunggulan pendidikan berparadigma LA, yakni menanamkan pondasi luas berbagai bidang ilmu pengetahuan, memberi bekal kemampuan ekspresi bahasa (gramatika dan retorika) dan matematika (logika) sehingga lulusannya mampu mengutarakan pendapatnya dalam bahasa yang baik dan benar, secara sistematis dan logis.
"Memang harus diakui, secara teknis penerapannya sangat sulit," tukas dia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Siswa di Mosul Irak Berjuang Lanjutkan Pendidikan di Tengah Ancaman IS
06 January 2018 9:33 WIB, 2018
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
30 December 2017 10:41 WIB, 2017
Sekda Agam Panggil Kepala SMKN2 Terkait Penerapan Sanksi Ujian di Lapangan
07 December 2017 21:08 WIB, 2017