KKP RI beri 100 orang nelayan di Agam asuransi jiwa
Kamis, 10 Februari 2022 16:01 WIB
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Erianto. (Antarasumbar/Yusrizal)
Lubukbasung (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) pada 2022 memberi asuransi jiwa bagi 100 orang nelayan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat dalam rangka melindungi mereka saat melaut.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Erianto di Lubukbasung, Kamis, mengatakan ke 100 nelayan itu tersebar di Kecamatan Tanjungmutiara sebanyak 90 orang nelayan tangkap di laut dan Kecamatan Tanjungraya 10 orang nelayan tangkap di Danau Maninjau.
"90 nelayan di Kecamatan Tanjungmutiara tersebar di Nagari Tiku Selatan 50 orang dan Nagari Tiku Lima Jorong 40 orang," katanya.
Ia mengatakan, syarat nelayan yang mendapatkan asuransi itu harus ada memiliki kartu pelaku usaha, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ahli waris.
Nelayan yang mendapatkan asuransi itu sudah diambil data dan telah dikirim ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar.
"Saat ini tim sedang melakukan penghimpunan data," katanya.
Ia menambahkan, asuransi itu untuk melindungi nelayan saat mengalami kecelakaan di laut dalam mencari ikan.
Untuk itu, ia mengajak nelayan yang belum tergabung di asuransi, disarankan untuk mandiri di BPJS Ketenagakerjaan dengan premi Rp180 ribu per tahun.
Sebelumnya, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam telah menyosialisasikan tentang asuransi itu ke nelayan
"Premi asuransi dibayar satu kali setiap tahun dan ada nelayan yang tergabung pada BPJS Ketenagakerjan membayar premi secara mandiri, karena sebelumnya mereka kita gabungkan ke BPJS dengan dana APBD 2021," katanya.
Jumlah nelayan di Agam sebanyak 2.562 orang yang berasal dari nelayan di Danau Maninjau dan nelayan laut. ***3***
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Erianto di Lubukbasung, Kamis, mengatakan ke 100 nelayan itu tersebar di Kecamatan Tanjungmutiara sebanyak 90 orang nelayan tangkap di laut dan Kecamatan Tanjungraya 10 orang nelayan tangkap di Danau Maninjau.
"90 nelayan di Kecamatan Tanjungmutiara tersebar di Nagari Tiku Selatan 50 orang dan Nagari Tiku Lima Jorong 40 orang," katanya.
Ia mengatakan, syarat nelayan yang mendapatkan asuransi itu harus ada memiliki kartu pelaku usaha, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ahli waris.
Nelayan yang mendapatkan asuransi itu sudah diambil data dan telah dikirim ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar.
"Saat ini tim sedang melakukan penghimpunan data," katanya.
Ia menambahkan, asuransi itu untuk melindungi nelayan saat mengalami kecelakaan di laut dalam mencari ikan.
Untuk itu, ia mengajak nelayan yang belum tergabung di asuransi, disarankan untuk mandiri di BPJS Ketenagakerjaan dengan premi Rp180 ribu per tahun.
Sebelumnya, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam telah menyosialisasikan tentang asuransi itu ke nelayan
"Premi asuransi dibayar satu kali setiap tahun dan ada nelayan yang tergabung pada BPJS Ketenagakerjan membayar premi secara mandiri, karena sebelumnya mereka kita gabungkan ke BPJS dengan dana APBD 2021," katanya.
Jumlah nelayan di Agam sebanyak 2.562 orang yang berasal dari nelayan di Danau Maninjau dan nelayan laut. ***3***
Pewarta : Yusrizal
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB
DPRD Agam nilai pengadaan mobil dinas kepala daerah tak pas kondisi bencana
04 February 2026 18:00 WIB
Pegawai THL Polsek Palembayan Agam kembali bekerja usai jadi korban banjir bandang
03 February 2026 16:54 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Sambut Ramadhan, Elnusa Petrofin Berbagi Energi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa di Seluruh Indonesia
06 March 2025 15:10 WIB
Luhut tekankan perlunya pengoptimalan digitalisasi untuk penyaluran bansos
08 February 2025 14:27 WIB, 2025