Obor Olimpiade mulai diarak di Beijing
Rabu, 2 Februari 2022 10:56 WIB
Arsip - Instalasi iluminasi dipotret menjelang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Beijing, China, 26 Januari 2022. (ANTARA/Reuters/Fabrizio Bensch/as)
Beijing (ANTARA) - Obor Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympics) 2022 mulai diarak di Kota Beijing, Rabu pagi, dengan melibatkan 300 orang dari kalangan atlet, pelajar, tenaga sukarelawan, dan masyarakat umum.
Arak-arakan itu dipusatkan di Taman Olimpiade Beijing, yang dibangun untuk Olimpiade Musim Panas 2008, dengan diiringi lagu nasional China dan lagu resmi Olimpiade.
"Olimpiade ini mendorong terciptanya persahabatan dan arak-arakan ini menjadi jembatan berbagai budaya," kata Ketua Umum Panitia Pelaksana Beijing Winter Olympics 2022, Cai Qi.
Ia mengatakan bahwa api yang dipancarkan dari obor itu melambangkan cahaya, solidaritas, perdamaian, dan persahabatan.
"Ini juga menunjukkan kecemerlangan Beijing sebagai tuan rumah dua Olimpiade, Musim Panas (2008) dan Musim Dingin (2022)," ujar anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (CPC) itu.
Terkait dengan masih banyaknya kasus positif COVID-19 di China, menurut dia, pihak panitia telah memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat ibu kota.
"Kami sangat yakin api Olimpiade ini akan mengantarkan kami lebih percaya diri, bergairah, dan penuh harap untuk menyibak kegalauan akibat pandemi," ujar Cai.
Arak-arakan obor tersebut akan digelar hingga pembukaan berlangsung yang dijadwalkan pada Jumat (4/2) mendatang.
Arak-arakan itu dipusatkan di Taman Olimpiade Beijing, yang dibangun untuk Olimpiade Musim Panas 2008, dengan diiringi lagu nasional China dan lagu resmi Olimpiade.
"Olimpiade ini mendorong terciptanya persahabatan dan arak-arakan ini menjadi jembatan berbagai budaya," kata Ketua Umum Panitia Pelaksana Beijing Winter Olympics 2022, Cai Qi.
Ia mengatakan bahwa api yang dipancarkan dari obor itu melambangkan cahaya, solidaritas, perdamaian, dan persahabatan.
"Ini juga menunjukkan kecemerlangan Beijing sebagai tuan rumah dua Olimpiade, Musim Panas (2008) dan Musim Dingin (2022)," ujar anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (CPC) itu.
Terkait dengan masih banyaknya kasus positif COVID-19 di China, menurut dia, pihak panitia telah memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat ibu kota.
"Kami sangat yakin api Olimpiade ini akan mengantarkan kami lebih percaya diri, bergairah, dan penuh harap untuk menyibak kegalauan akibat pandemi," ujar Cai.
Arak-arakan obor tersebut akan digelar hingga pembukaan berlangsung yang dijadwalkan pada Jumat (4/2) mendatang.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atlit Special Olympic Bukittinggi raih medali emas Pekan Olahraga Daerah
05 August 2024 11:59 WIB, 2024
Japan Olympic Museum simpan 100 tahun warisan Olimpiade, medali pertama pada 1920
08 July 2021 6:28 WIB, 2021
KOI petakan rencana anggaran yang akan diajukan ke IOC untuk pencairan dana Olympic Solidarity
01 May 2020 6:45 WIB, 2020
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Jadwal pertandingan BRI Super League, Sabtu (7/3/2026) malam, ada Malut dan Borneo
07 March 2026 17:34 WIB
Dampak perang Timur Tengah dan penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
06 March 2026 21:22 WIB