Tim PkM Unand berikan kiat sukses beternak itik
Senin, 22 November 2021 6:45 WIB
Tim PkM Unand berikan kiat sukses beternak itik. (ANTARA/ist)
Arosuka (ANTARA) - Membuka usaha di bidang budidaya ternak itik adalah salah satu usaha yang memiliki potensi sangat menguntungkan.
Dari bisnis ternak itik menghasilkan telur dan daging yang memiliki nilai jual yang tinggi.
Hasil olahan daging dan telur itik yang saat ini beragam membuat kebutuhan akan daging dan telur itik tinggi di pasaran.
Peluang ini yang dilihat oleh calon peternak itik memulai usahanya di bidang budidaya itik.
Akan tetapi, banyak pengusaha itik yang masih baru, mencoba beternak itik namun tidak bertahan lama karena tidak tau dengan pola pemeliharaan itik yang baik, mulai dari segi pakan, jenis itik, sistem pemeliharaan, umur itik, fase molting, dan hal-hal lain yang dapat menurunkan produksi telur itik.
Tim PKM Faterna UNAND yang diketuai oleh Linda Suhartati, S.Pt., M.Si dengan anggota yaitu Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si, Tevina Edwin, S.Pt., MP dan Qurrata Aini, S.Pt., M.Pt mempersiapkan peternak itik yang mandiri dan dapat berkembang.
Tim PKM Faterna Unand yang didukung oleh LPPM Unand, menyusun salah satu kegiatan dengan memberikan motivasi, sharing ilmu kiat beternak itik yang sukses pada peternak dan calon peternak itik di Nagari Surian.
Pada saat pelaksanaan seluruh peternak sangat antusias mengikuti acara yang di laksanakan.
Pada kegiatan yang digelar di awal November 2021 Tim PKM Faterna UNAND juga dibantu oleh peternak itik milenial yaitu Satria Ranki Nover, S.Pt., M.Pt yang kerap disapa Satria merupakan owner Peternakan itik ranki farm yang berdiri dari tahun 2015 lalu, saat ini populasi itiknya sudah mencapai >2000 ekor.
Ranki farm juga merupakan pelopor peternak itik milenial di daerah Pasaman Barat.
Dalam kesempatan ini Satria memberikan pengalamannya dan kiat saat merintis peternakan itik.
Ada lima hal yang harus diperhatikan oleh calon peternak itik petelur yaitu Bibit yang digunakan haruslah bibit yang unggul dan sudah terjamin produksinya, kemudian Pakan yang diberikan haruslah disesuaikan dengan umur ternak itik serta mampu memenuhi kebutuhan hidup dan produksinya,
Hal lain terkait Manajemen perkandangan yang harus selalu di perhatikan terutama sirkulasi udara dan suasana kandang yang harus kering, hal ini disebabkan jika kandang itik terlalu becek akan membuat itik gampang terserang penyakit sehingga mengakibatkan penurunan produksi terlurnya,
Kemudian Pemasaran telur itik haruslah diilakukan dengan inovasi yang baru seperti mengolah telur itik menjadi telur aneka rasa, telur asin ataupun olehan lainnya.
Kiat kelima yakni didapatkan rezeki dari yang kuasa, umumnya jika ke empat kiat diatas telah dilakukan dengan baik maka hasil yang di dapatkan juga sesuai dengan harapan peternak yaitu usaha yang sukses.
Diharapkan dengan adanya motivasi kiat beternak itik ini dapat membuka cakrawala dan meningkatkan semangat beternak pada peternak itik di nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, serta menjadikan nagari Surian menjadi salah satu penghasil telur dan produk olahan telur itik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak.
*)Penulis : Tim pengabdian masyarakat Faterna Unand ( Linda Suhartati, S.Pt., M.Si dengan anggota yaitu Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si, Tevina Edwin, S.Pt., MP dan Qurrata Aini, S.Pt., M.Pt )
Dari bisnis ternak itik menghasilkan telur dan daging yang memiliki nilai jual yang tinggi.
Hasil olahan daging dan telur itik yang saat ini beragam membuat kebutuhan akan daging dan telur itik tinggi di pasaran.
Peluang ini yang dilihat oleh calon peternak itik memulai usahanya di bidang budidaya itik.
Akan tetapi, banyak pengusaha itik yang masih baru, mencoba beternak itik namun tidak bertahan lama karena tidak tau dengan pola pemeliharaan itik yang baik, mulai dari segi pakan, jenis itik, sistem pemeliharaan, umur itik, fase molting, dan hal-hal lain yang dapat menurunkan produksi telur itik.
Tim PKM Faterna UNAND yang diketuai oleh Linda Suhartati, S.Pt., M.Si dengan anggota yaitu Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si, Tevina Edwin, S.Pt., MP dan Qurrata Aini, S.Pt., M.Pt mempersiapkan peternak itik yang mandiri dan dapat berkembang.
Tim PKM Faterna Unand yang didukung oleh LPPM Unand, menyusun salah satu kegiatan dengan memberikan motivasi, sharing ilmu kiat beternak itik yang sukses pada peternak dan calon peternak itik di Nagari Surian.
Pada saat pelaksanaan seluruh peternak sangat antusias mengikuti acara yang di laksanakan.
Pada kegiatan yang digelar di awal November 2021 Tim PKM Faterna UNAND juga dibantu oleh peternak itik milenial yaitu Satria Ranki Nover, S.Pt., M.Pt yang kerap disapa Satria merupakan owner Peternakan itik ranki farm yang berdiri dari tahun 2015 lalu, saat ini populasi itiknya sudah mencapai >2000 ekor.
Ranki farm juga merupakan pelopor peternak itik milenial di daerah Pasaman Barat.
Dalam kesempatan ini Satria memberikan pengalamannya dan kiat saat merintis peternakan itik.
Ada lima hal yang harus diperhatikan oleh calon peternak itik petelur yaitu Bibit yang digunakan haruslah bibit yang unggul dan sudah terjamin produksinya, kemudian Pakan yang diberikan haruslah disesuaikan dengan umur ternak itik serta mampu memenuhi kebutuhan hidup dan produksinya,
Hal lain terkait Manajemen perkandangan yang harus selalu di perhatikan terutama sirkulasi udara dan suasana kandang yang harus kering, hal ini disebabkan jika kandang itik terlalu becek akan membuat itik gampang terserang penyakit sehingga mengakibatkan penurunan produksi terlurnya,
Kemudian Pemasaran telur itik haruslah diilakukan dengan inovasi yang baru seperti mengolah telur itik menjadi telur aneka rasa, telur asin ataupun olehan lainnya.
Kiat kelima yakni didapatkan rezeki dari yang kuasa, umumnya jika ke empat kiat diatas telah dilakukan dengan baik maka hasil yang di dapatkan juga sesuai dengan harapan peternak yaitu usaha yang sukses.
Diharapkan dengan adanya motivasi kiat beternak itik ini dapat membuka cakrawala dan meningkatkan semangat beternak pada peternak itik di nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, serta menjadikan nagari Surian menjadi salah satu penghasil telur dan produk olahan telur itik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak.
*)Penulis : Tim pengabdian masyarakat Faterna Unand ( Linda Suhartati, S.Pt., M.Si dengan anggota yaitu Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si, Tevina Edwin, S.Pt., MP dan Qurrata Aini, S.Pt., M.Pt )
Pewarta : Tim PkM Unand*
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Selain petugas keamanan, Bhabinkamtibmas Kajai Pasaman Barat kembangkan ayam petelur
09 July 2020 19:20 WIB, 2020
Terpopuler - Artikel
Lihat Juga
7 Tips Cerdas Belanja Sayur Online di BlibliFresh Untuk Sambut Bulan Puasa
13 February 2026 17:43 WIB
7 Bahan Baku Rahasia Pembuat Semen, Nomor 6 Bikin Lebih Kuat dan Tahan Lama
12 February 2026 10:18 WIB
Lembah Anai : Keindahan alam, tantangan konservasi dan tata ruang yang berkeadilan
12 February 2026 10:04 WIB
Dua Meriam yang Menolak Pergi: Jejak Jepang di Tengah Hijau Lapangan Golf Semen Padang
10 February 2026 10:53 WIB
TKA jadi instrumen pemetaan akademik Nasional, Program Intensif Ruangguru hadir dukung kesiapan siswa
03 February 2026 18:08 WIB