Setelah pelonggaran PPKM, omzet pedagang kuliner di Bukittinggi meningkat hingga segini
Kamis, 30 September 2021 20:01 WIB
Monumen Jam Gadang Bukittinggi. (Antarasumbar/Al Fatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Sejumlah pedagang makanan atau kuliner di Kota Bukittinggi mengaku mulai memperoleh hasil penjualan yang meningkat sejak aturan PPKM dilonggarkan di Kota Wisata itu.
"Secara ekonomi, kami bersyukur dengan peningkatan penghasilan ini, kira-kira sebulan terakhir tempat kami mulai ramai dikunjungi lagi," kata seorang pedagang kuliner, Riki (42) di Bukittinggi, Kamis.
Ia mengatakan, bahkan wali kota setempat juga bersedia berbelanja dan makan di wisata kuliner yang berada di pusat kota tersebut.
"Kita senang dengan keadaan ini, semoga wabah tidak ada lagi, hingga kami pedagang tetap bisa berjualan dengan normal," kata dia.
Menurutnya, penghasilan yang didapat bisa 100 persen dibanding dengan saat pemberlakuan aturan PPKM ketat beberapa bulan terakhir.
"Alhamdulillah, jika sebelumnya hanya bisa mendapat rejeki jual beli sebanyak Rp100 ribu, kini bisa kembali Rp1 juta," kata dia.
Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan oleh pedagang kuliner yang berjualan di pusat pasar Atas Kota Bukittinggi.
"Semenjak aturan PPKM dilonggarkan dan ditambah dengan mulai dibukanya Taman Jam Gadang dan Objek Wisata, kita kembali mampu memperoleh hasil penjualan lebih baik dari sebelumnya," kata Andri pedagang lainnya.
Ia mengatakan, Kota Bukittinggi tidak bisa dilepaskan dari objek wisata, disaat pusat kunjungan itu ditutup, maka secara tidak langsung juga menutup peluang ekonomi para pedagang di lokasi Pasar Atas.
"Tentunya kita berharap, kegiatan ekonomi masyarakat ini terus dinomorsatukan oleh pemerintah, karena secara umum menurut kami warga Bukittinggi ini adalah pedagang," kata dia.
Kota Bukittinggi sebelumnya menerapkan aturan PPKM dan menutup Objek Wisata sejak awal 2021 untuk menghindari keramaian dan dibuka kembali pada Agustus 2021.
"Secara ekonomi, kami bersyukur dengan peningkatan penghasilan ini, kira-kira sebulan terakhir tempat kami mulai ramai dikunjungi lagi," kata seorang pedagang kuliner, Riki (42) di Bukittinggi, Kamis.
Ia mengatakan, bahkan wali kota setempat juga bersedia berbelanja dan makan di wisata kuliner yang berada di pusat kota tersebut.
"Kita senang dengan keadaan ini, semoga wabah tidak ada lagi, hingga kami pedagang tetap bisa berjualan dengan normal," kata dia.
Menurutnya, penghasilan yang didapat bisa 100 persen dibanding dengan saat pemberlakuan aturan PPKM ketat beberapa bulan terakhir.
"Alhamdulillah, jika sebelumnya hanya bisa mendapat rejeki jual beli sebanyak Rp100 ribu, kini bisa kembali Rp1 juta," kata dia.
Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan oleh pedagang kuliner yang berjualan di pusat pasar Atas Kota Bukittinggi.
"Semenjak aturan PPKM dilonggarkan dan ditambah dengan mulai dibukanya Taman Jam Gadang dan Objek Wisata, kita kembali mampu memperoleh hasil penjualan lebih baik dari sebelumnya," kata Andri pedagang lainnya.
Ia mengatakan, Kota Bukittinggi tidak bisa dilepaskan dari objek wisata, disaat pusat kunjungan itu ditutup, maka secara tidak langsung juga menutup peluang ekonomi para pedagang di lokasi Pasar Atas.
"Tentunya kita berharap, kegiatan ekonomi masyarakat ini terus dinomorsatukan oleh pemerintah, karena secara umum menurut kami warga Bukittinggi ini adalah pedagang," kata dia.
Kota Bukittinggi sebelumnya menerapkan aturan PPKM dan menutup Objek Wisata sejak awal 2021 untuk menghindari keramaian dan dibuka kembali pada Agustus 2021.
Pewarta : Al Fatah
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pekerja Media di Bukittinggi bentuk serikat perkuat perlindungan dan kesejahteraan
16 April 2026 11:31 WIB
Dihadiri Rano Karno, UIN Bukittinggi resmikan nama gedung baru Soekarno M. Noer
15 April 2026 14:36 WIB
Wako Ramlan sambut Wagub Rano Karno di Bukittinggi bahas kerjasama dua daerah
14 April 2026 18:45 WIB
Dasar Pengamanan Aset Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Jl. By Pass Kel. Kubu Gulai Bancah
10 April 2026 16:48 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Kamis (16/04/2026) turun tipis Rp5.000 menjadi Rp2,888 juta/gr
16 April 2026 9:27 WIB
Rabu (15/04/2026) pagi harga emas Antam melonjak lagi menjadi Rp2,893 juta/gr
15 April 2026 9:23 WIB
Selasa (14/04/2026) pagi ini harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian turun
14 April 2026 9:03 WIB
Harga emas Antam pada Selasa (14/04/2026) meroket Rp45.000 jadi Rp2,863 juta/gr
14 April 2026 9:01 WIB
Mandiri Sekuritas hadirkan "Investment corner" perluas akses pasar modal di Padang
13 April 2026 19:41 WIB