Bukittinggi (ANTARA) - Kapolsek IV Koto Polres Bukittinggi, Iptu Dedi Kurnia mengimbau masyarakat khususnya pengendara yang melalui jalur Malalak untuk selalu waspada melintasi daerah itu khususnya di musim hujan saat ini.


"Resiko longsor di jalur Malalak cukup tinggi, kita meminta kewaspadaan dan kehati-hatian setiap pengguna jalan di daerah itu," kata dia di Bukittinggi, Selasa.


Ia mengatakan, ada beberapa lokasi yang membutuhkan kewaspadaan tinggi saat melalui jalur yang menghubungkan Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman itu.


"Selalu hati-hati khususnya saat melewati Jalan Batu Apik, Jorong Limo Badak Nagari Malalak Timur, karena ini spesifik daerah rawan longsor," kata dia.


Menurutnya, di daerah itu jika terjadi hujan, maka tidak bisa dilalui sama sekali oleh pengendara yang biasa dilalui kendaraan dari Bukittinggi ke Pariaman dan sebaliknya.


"Pada saat malam hari pun, daerah itu sulit dilewati, apalagi dalam resiko longsor yang bisa saja terjadi apalagi sekarang musim hujan," kata dia.


Ia mengatakan, petugas selalu berjaga-jaga dan intensif melakukan patroli serta Pemerintah Provinsi juga telah menyiagakan alat berat di daerah tersebut.


"Petugas akan menutup jalan jika terjadi hujan lebat karena resiko longsor sangat tinggi karena turunnya material tanah dari perbukitan," kata dia.


Ia menambahkan, kendaraan yang melewati jalur rawan longsor khususnya di Jalan Batu Apik Malalak tidak bisa melaju dengan kecepatan tinggi dan harus bersabar melewatinya secara bergantian.


"Sekali lagi kita minta perhatian dan kewaspadaanya, jika memungkin, sebaiknya hindari jalur Malalak saat hujan, selalu berhati-hati di jalan," kata Dedi mengakhiri.