Terpantau lima titik panas di Sumut
Rabu, 16 Juni 2021 11:47 WIB
Logo BMKG (ANTARA/HO)
Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau lima titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara, Rabu (16/6) pagi.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari BBMKG Wilayah I Medan, Rabu, berdasarkan pantauan Sensor Modis (Satelit Tera, Aqua, SNPP dan NOAA20) terdapat lima titik panas di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Kelima titik panas tersebut terpantau di Kabupaten Labuhanbatu tiga titik dan Labuhanbatu Utara dua titik.
Sementara terkait cuaca pada siang hari berawan dan potensi hujan ringan di wilayah Medan, Binjai, Simalungun, P. Siantar, Kisaran, Batubara, Lima Puluh, Asahan, Karo, Labura, dan Labuhanbatu Sumatera Utara.
Sedangkan sore hingga malam hari berawan dan potensi hujan ringan berpeluang terjadi di wilayah Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Deli Serdang, Simalungun, Samosir, Toba, Tapteng, Taput, Tapsel, Madina, Humbahas, Labura, Labuhanbatu dan sekitarnya.
Pada dini hari:berawan dan potensi hujan ringan-sedang di wilayah Langkat, Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo, Dairi, Humbahas, dan sekitarnya.
Suhu udara 22.0-33.0 derajat Celcius, kelembaban udara 60 – 95 persen, angin berhembus dari Tenggara – Barat Laut dengan kecepatan 05 – 30 km/jam.
Sementara prakiraan gelombang laut di Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Samudera Hindia barat Aceh, Perairan Nias – Sibolga, Samudera Hindia Barat Nias kategori tinggi dengan tinggi gelombang: 2.5 – 4 meter.
Selat Malaka bagian utara, Perairan Sabang - Banda Aceh, Perairan Meulaboh – Sinabang, kategori sedang dengan tinggi gelombang: 1.25-2.5 meter.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari BBMKG Wilayah I Medan, Rabu, berdasarkan pantauan Sensor Modis (Satelit Tera, Aqua, SNPP dan NOAA20) terdapat lima titik panas di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Kelima titik panas tersebut terpantau di Kabupaten Labuhanbatu tiga titik dan Labuhanbatu Utara dua titik.
Sementara terkait cuaca pada siang hari berawan dan potensi hujan ringan di wilayah Medan, Binjai, Simalungun, P. Siantar, Kisaran, Batubara, Lima Puluh, Asahan, Karo, Labura, dan Labuhanbatu Sumatera Utara.
Sedangkan sore hingga malam hari berawan dan potensi hujan ringan berpeluang terjadi di wilayah Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Deli Serdang, Simalungun, Samosir, Toba, Tapteng, Taput, Tapsel, Madina, Humbahas, Labura, Labuhanbatu dan sekitarnya.
Pada dini hari:berawan dan potensi hujan ringan-sedang di wilayah Langkat, Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo, Dairi, Humbahas, dan sekitarnya.
Suhu udara 22.0-33.0 derajat Celcius, kelembaban udara 60 – 95 persen, angin berhembus dari Tenggara – Barat Laut dengan kecepatan 05 – 30 km/jam.
Sementara prakiraan gelombang laut di Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Samudera Hindia barat Aceh, Perairan Nias – Sibolga, Samudera Hindia Barat Nias kategori tinggi dengan tinggi gelombang: 2.5 – 4 meter.
Selat Malaka bagian utara, Perairan Sabang - Banda Aceh, Perairan Meulaboh – Sinabang, kategori sedang dengan tinggi gelombang: 1.25-2.5 meter.
Pewarta : Juraidi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prediksi pertandingan BRI Super League pekan ke-13, laga panas Malut United vs Persita
23 November 2025 8:12 WIB
Tim Unand beri edukasi bahaya paparan panas bagi petani gambir di Pesisir Selatan
19 November 2025 21:07 WIB
Dinamika atmosfer picu suhu panas di Sumbar, warga diimbau banyak minum air putih
02 November 2025 10:15 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB