Tiga rumah di Pesisir Selatan hanyut akibat banjir
Rabu, 12 Mei 2021 13:34 WIB
Banjir akibat meluapnya sungai Batang Tapan. ((Antara / HO Humas Pemkab Pesisir Selatan))
Painan (ANTARA) - Tiga unit rumah di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat hanyut akibat banjir yang terjadi karena meluapnya sungai Batang Tapan, Selasa (12/5) sore.
"Selain menghanyutkan tiga unit rumah, tiga unit rumah lainnya juga rusak berat, serta merendam 1.024 rumah, dan 11 fasilitas umum," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Erman Budiarto di Painan, Rabu.
Ia menjelaskan, banjir melanda empat nagari (desa) di kecamatan setempat, yakni Nagari Binjai Tapan, Kampung Tengah Tapan, Talang Balirik, dan Limau Purut.
"Dari empat nagari yang dilanda banjir, dua berstatus sangat terdampak yakni Talang Balarik, Dan Limau Purut," katanya.
Ia menyebut, usai menerima laporan terjadinya banjir Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD di Pos Painan, dan Tapan langsung diturunkan.
Sejak sore hingga malam hari TRC yang berjumlah 12 personel bersama pihak kecamatan, dan masyarakat nagari melakukan evakuasi korban banjir.
"Evakuasi warga dilakukan dengan menggunakan dua buah perahu karet," kata dia.
Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan merupakan salah satu kawasan di Pesisir Selatan yang kerap dilanda banjir, terutama ketika terjadinya hujan dengan intensitas tinggi, hal itu terjadi karena sungai Batang Tapan tidak mampu menampung debit air.
Sebelumnya pada Selasa, 30 Maret 2021, banjir juga terjadi di kecamatan setempat, akibatnya sebanyak 901 unit terendam, dengan rincian 612 unit rumah di Kampung Tengah Tapan, 183 unit rumah di Binjai Tapan, 63 unit rumah di Talang Balarik Tapan, serta di Limau Purut Tapan sebanyak 43 unit rumah.
Pemkab Pesisir Selatan telah mengusulkan normalisasi sungai guna meminimalkan banjir melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
"Selain menghanyutkan tiga unit rumah, tiga unit rumah lainnya juga rusak berat, serta merendam 1.024 rumah, dan 11 fasilitas umum," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Erman Budiarto di Painan, Rabu.
Ia menjelaskan, banjir melanda empat nagari (desa) di kecamatan setempat, yakni Nagari Binjai Tapan, Kampung Tengah Tapan, Talang Balirik, dan Limau Purut.
"Dari empat nagari yang dilanda banjir, dua berstatus sangat terdampak yakni Talang Balarik, Dan Limau Purut," katanya.
Ia menyebut, usai menerima laporan terjadinya banjir Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD di Pos Painan, dan Tapan langsung diturunkan.
Sejak sore hingga malam hari TRC yang berjumlah 12 personel bersama pihak kecamatan, dan masyarakat nagari melakukan evakuasi korban banjir.
"Evakuasi warga dilakukan dengan menggunakan dua buah perahu karet," kata dia.
Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan merupakan salah satu kawasan di Pesisir Selatan yang kerap dilanda banjir, terutama ketika terjadinya hujan dengan intensitas tinggi, hal itu terjadi karena sungai Batang Tapan tidak mampu menampung debit air.
Sebelumnya pada Selasa, 30 Maret 2021, banjir juga terjadi di kecamatan setempat, akibatnya sebanyak 901 unit terendam, dengan rincian 612 unit rumah di Kampung Tengah Tapan, 183 unit rumah di Binjai Tapan, 63 unit rumah di Talang Balarik Tapan, serta di Limau Purut Tapan sebanyak 43 unit rumah.
Pemkab Pesisir Selatan telah mengusulkan normalisasi sungai guna meminimalkan banjir melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Pewarta : Didi Someldi
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Rendang bantuan Dharmasraya telah sampai di Agam-Pessel, untuk Aceh-Sumut masih dalam perjalanan
25 December 2025 20:30 WIB
Bupati Hendrajoni tinjau posko pengungsian korban banjir bandang di Bayang Utara
13 December 2025 4:59 WIB
Dinas Kesehatan Pessel gelar pertemuan Penyusunan Profil Kesehatan 2025 di Hotel Triza Painan
06 December 2025 6:35 WIB
Dinas Pertanian Serahkan 300 Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Tanggap Darurat di Pesisir Selatan
04 December 2025 14:11 WIB
Pemkab Pessel gerak cepat tangani pemadaman di tiga nagari Terisolir Bayang Utara
04 December 2025 10:09 WIB
Plt. Kadishub Pessel tinjau langsung kerusakan lampu PJU di Jalur 2 Salido
04 December 2025 9:55 WIB
Kesbangpol Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Bayang"
03 December 2025 18:13 WIB
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB