Doni Monardo minta perantau Minang tidak pulang kampung dulu Lebaran ini
Kamis, 15 April 2021 11:31 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo saat berkunjung ke Tugu Merpati Perdamaian di Pantai Padang, Kamis (15/4). (ANTARA/Ikhwan Wahyudi)
Padang (ANTARA) - Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta perantau Minangkabau yang ada di seluruh Indonesia untuk tidak pulang kampung dulu pada Lebaran tahun ini dalam rangka mencegah penularan COVID-19.
"Saya tidak bosan mengimbau perantau Minang agar menunda dulu mudik pada tahun ini," kata dia di Padang, Kamis saat meninjau pembangunan batu grip penahan ombak di Pantai Padang.
Menurut Doni belajar dari Lebaran 2020 saat itu tercatat kasus COVID-19 di Sumbar relatif rendah, namun setelah Lebaran meningkat.
"Akibatnya setelah Lebaran rumah sakit penuh, ada juga dokter yang wafat dan menimbulkan kepanikan," ujarnya.
Ia meminta para perantau Minang yang ada di seluruh provinsi di Indonesia turut serta membantu pemerintah dengan menahan diri dulu.
"Untuk sementara jangan ada dulu acara pulang kampung termasuk kegiatan pulang basamo," katanya lagi.
Ia berharap orang Minang bersabar dulu karena nanti warga lain akan ikut sabar.
"Sumatera Barat sebagai daerah yang memiliki perantau paling banyak mari mengajak saudara sebangsa se-Tanah Air tidak pulang kampung," katanya.
Doni menyampaikan saat itu kasus COVID-19 di Indonesia cukup terkendali, sementara di negara lain malah lonjakan luar biasa mulai dari kasus harian hingga angka kematian.
"Padahal ada banyak negara yang sudah vaksin, memang vaksin bukan jaminan tapi bisa membantu membuat orang lebih tahan COVID-19," katanya.
Ia menceritakan pengalaman berbahayanya COVID-19 selaku penyintas dan kalau terlambat dibawa ke rumah sakit bisa berujung kematian.
"Saya tidak bosan mengimbau perantau Minang agar menunda dulu mudik pada tahun ini," kata dia di Padang, Kamis saat meninjau pembangunan batu grip penahan ombak di Pantai Padang.
Menurut Doni belajar dari Lebaran 2020 saat itu tercatat kasus COVID-19 di Sumbar relatif rendah, namun setelah Lebaran meningkat.
"Akibatnya setelah Lebaran rumah sakit penuh, ada juga dokter yang wafat dan menimbulkan kepanikan," ujarnya.
Ia meminta para perantau Minang yang ada di seluruh provinsi di Indonesia turut serta membantu pemerintah dengan menahan diri dulu.
"Untuk sementara jangan ada dulu acara pulang kampung termasuk kegiatan pulang basamo," katanya lagi.
Ia berharap orang Minang bersabar dulu karena nanti warga lain akan ikut sabar.
"Sumatera Barat sebagai daerah yang memiliki perantau paling banyak mari mengajak saudara sebangsa se-Tanah Air tidak pulang kampung," katanya.
Doni menyampaikan saat itu kasus COVID-19 di Indonesia cukup terkendali, sementara di negara lain malah lonjakan luar biasa mulai dari kasus harian hingga angka kematian.
"Padahal ada banyak negara yang sudah vaksin, memang vaksin bukan jaminan tapi bisa membantu membuat orang lebih tahan COVID-19," katanya.
Ia menceritakan pengalaman berbahayanya COVID-19 selaku penyintas dan kalau terlambat dibawa ke rumah sakit bisa berujung kematian.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesan Doni Monardo setelah serah terima jabatan BNPB kepada Ganip Warsito
26 May 2021 5:59 WIB, 2021
Ganip Warsito gantikan Doni Monardo sebagai Kepala BNPB, berikut profilnya
25 May 2021 11:37 WIB, 2021
Kepala BNPB Doni Monardo sarankan Gubernur Sumbar buat aturan vegetasi pantai
15 April 2021 20:02 WIB, 2021
Waspadai potensi gempa-tsunami, dengan mitigasi dan tingkatkan kesiap-siagaan warga pesisir Sumbar, pesan Doni Monardo
15 April 2021 14:42 WIB, 2021
Masyarakat jangan lengah, COVID-19 belum berakhir dan masih ancaman nyata, kata Doni Monardo
15 April 2021 14:30 WIB, 2021
Dinyatakan positif COVID-19, Ketua Satgas Doni Monardo belum dapat suntikan vaksin
23 January 2021 11:43 WIB, 2021
Disiplinkan masyarakat, Doni Monardo: Aktifkan kembali posko COVID-19 di daerah
05 January 2021 13:21 WIB, 2021
Cegah varian baru virus corona, Indonesia larang warga Inggris masuk
25 December 2020 7:50 WIB, 2020