Cara bangkit setelah kehilangan pekerjaan
Jumat, 12 Februari 2021 9:40 WIB
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Wihara Amurva Bhumi Karet, Jakarta, Kamis (11/2/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta (ANTARA) - Perekonomian yang lesu di tengah pandemi COVID-19 membuat sebagian orang kehilangan mata pencaharian, namun harapan tak boleh hilang karena tahun Kerbau Logam bisa menjadi titik balik untuk kembali bangkit.
Pakar feng shui Yulius Fang mengemukakan, cobaan tersebut harus dihadapi dengan kesabaran dan keberanian untuk meminta bantuan, baik kepada orang terdekat maupun pemerintah. Jangan jadikan gengsi sebagai penghalang untuk menyelamatkan nasib Anda, apalagi untuk kebutuhan primer seperti soal makan.
Setelah urusan perut terpenuhi, Anda bisa memikirkan langkah selanjutnya. Prioritas utama adalah kondisi lahir dan batin yang optimal sebelum mulai mencari cara untuk membanting tulang.
"Penting buat semua orang menyadari bahwa modal yang paling utama untuk kita adalah kesehatan dulu. Jangan dulu bicara tentang bagaimana mau kerja lagi atau bicara tentang cuan kalau kamu sakit," kata Yulius kepada ANTARA beberapa waktu lalu.
Yulius menegaskan, meski uang penting untuk bertahan hidup, kesehatan juga tidak boleh dilupakan. Selain itu, manfaatkan waktu selama menanti kepastian soal pekerjaan baru dengan meningkatkan kemampuan Anda. Belajar hal baru atau kemampuan yang berpotensi jadi modal berbisnis bisa dilakukan dengan mengulik berbagai bacaan atau tutorial di dunia maya.
"Jadi selama menunggu itu jangan hanya duduk bengong. Manfaatkan waktu untuk belajar."
Sementara itu, pakar feng shui Yohan Suyangga mengatakan kolaborasi adalah kata kunci untuk bisa bangkit kembali. Carilah rekan untuk bekerjasama serta cari peluang di bidang daring.
Pakar feng shui Yulius Fang mengemukakan, cobaan tersebut harus dihadapi dengan kesabaran dan keberanian untuk meminta bantuan, baik kepada orang terdekat maupun pemerintah. Jangan jadikan gengsi sebagai penghalang untuk menyelamatkan nasib Anda, apalagi untuk kebutuhan primer seperti soal makan.
Setelah urusan perut terpenuhi, Anda bisa memikirkan langkah selanjutnya. Prioritas utama adalah kondisi lahir dan batin yang optimal sebelum mulai mencari cara untuk membanting tulang.
"Penting buat semua orang menyadari bahwa modal yang paling utama untuk kita adalah kesehatan dulu. Jangan dulu bicara tentang bagaimana mau kerja lagi atau bicara tentang cuan kalau kamu sakit," kata Yulius kepada ANTARA beberapa waktu lalu.
Yulius menegaskan, meski uang penting untuk bertahan hidup, kesehatan juga tidak boleh dilupakan. Selain itu, manfaatkan waktu selama menanti kepastian soal pekerjaan baru dengan meningkatkan kemampuan Anda. Belajar hal baru atau kemampuan yang berpotensi jadi modal berbisnis bisa dilakukan dengan mengulik berbagai bacaan atau tutorial di dunia maya.
"Jadi selama menunggu itu jangan hanya duduk bengong. Manfaatkan waktu untuk belajar."
Sementara itu, pakar feng shui Yohan Suyangga mengatakan kolaborasi adalah kata kunci untuk bisa bangkit kembali. Carilah rekan untuk bekerjasama serta cari peluang di bidang daring.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar feng shui minta shio yang "ciong" pada Tahun Ular Kayu 2025 mawas diri
27 January 2025 20:56 WIB, 2025
Ini bisnis yang diramal bakal cuan di tahun Kelinci Air 2023 menurut Pakar Feng Shui
24 January 2023 8:53 WIB, 2023
Ini 5 shio yang bakal hoki di tahun Kelinci Air 2023 menurut pakar Feng Shui
24 January 2023 8:42 WIB, 2023
Ahli feng shui sebut tahun Kerbau Logam adalah salah satu tahun terbagus bagi Presiden Jokowi
01 February 2021 11:46 WIB, 2021
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Info tol Trans Sumatera, puncak mudik Tol Kayuagung-Palembang capai 18.500 kendaraan
19 March 2026 16:34 WIB
Pusdiklat Grha Samantha Giri Padang bagikan makanan "pabukoan" di kawasan Kota Tua (Video)
02 March 2026 14:16 WIB
Penerbangan ke Timur Tengah di Soetta terjadi penundaan dampak ketegangan kawasan
01 March 2026 10:17 WIB