Polisi dan perawat Pesisir Selatan positif COVID-19
Senin, 24 Agustus 2020 13:38 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Rinaldi. (antarasumbar/Didi Someldi Putra)
Painan (ANTARA) - Seorang anggota polisi dan perawat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dinyatakan positif COVID-19 dan mulai hari ini keduanya telah menjalani isolasi.
"Anggota polisi yang kami maksud telah menjalani isolasi di SPN Padang Besi, Padang. Sementara perawat yang positif juga telah menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kecamatan Koto XI Tarusan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Rinaldi di Painan, Senin.
Anggota polisi yang positif COVID-19 diduga kuat terpapar pada saat ia berkunjung ke Kota Padang guna mengurus sebuah keperluan, begitu juga dengan perawat.
"Perawat juga diduga terpapar di Kota Padang saat ia dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Koto XI Tarusan, kebetulan ia merupakan perawat di salah satu rumah sakit di sana," ungkapnya.
Saat ini pihaknya tengah melakukan pelacakan terhadap warga yang pernah kontak dengan kedua pasien, dan selanjutnya terhadap mereka yang tercatat pernah kontak akan dites usap.
Selain adanya penambahan pasien, per hari ini tiga pasien COVID-19 asal daerah setempat juga dinyatakan sembuh, mereka ialah pasien ke 20 berumur 19 tahun dan beralamat di Nagari Kambang Barat.
Selanjutnya pasien ke 30 berumur 43 tahun beralamat di Pasar Lakitan dan terakhir pasien ke 24 berumur 36 yang juga beralamat di Nagari Kambang Barat, ketiganya berjenis kelamin perempuan dan sama-sama berasal dari Kecamatan Lengayang.
Total per hari ini jumlah pasien COVID-19 di Pesisir Selatan mencapai 33 orang, 22 dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia dan 10 sisanya diantaranya ada yang menjalani perawatan serta isolasi.
Ia mengungkap hingga saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terus menggalakan berbagai imbauan ke berbagai elemen masyarakat seputar upaya meminimalkan paparan virus tersebut.
"Sosialisasi langsung dan tidak langsung terus digalakan dengan harapan paparan COVID-19 ke masyarakat bisa diminimalkan," katanya lagi.
"Anggota polisi yang kami maksud telah menjalani isolasi di SPN Padang Besi, Padang. Sementara perawat yang positif juga telah menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kecamatan Koto XI Tarusan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Rinaldi di Painan, Senin.
Anggota polisi yang positif COVID-19 diduga kuat terpapar pada saat ia berkunjung ke Kota Padang guna mengurus sebuah keperluan, begitu juga dengan perawat.
"Perawat juga diduga terpapar di Kota Padang saat ia dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Koto XI Tarusan, kebetulan ia merupakan perawat di salah satu rumah sakit di sana," ungkapnya.
Saat ini pihaknya tengah melakukan pelacakan terhadap warga yang pernah kontak dengan kedua pasien, dan selanjutnya terhadap mereka yang tercatat pernah kontak akan dites usap.
Selain adanya penambahan pasien, per hari ini tiga pasien COVID-19 asal daerah setempat juga dinyatakan sembuh, mereka ialah pasien ke 20 berumur 19 tahun dan beralamat di Nagari Kambang Barat.
Selanjutnya pasien ke 30 berumur 43 tahun beralamat di Pasar Lakitan dan terakhir pasien ke 24 berumur 36 yang juga beralamat di Nagari Kambang Barat, ketiganya berjenis kelamin perempuan dan sama-sama berasal dari Kecamatan Lengayang.
Total per hari ini jumlah pasien COVID-19 di Pesisir Selatan mencapai 33 orang, 22 dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia dan 10 sisanya diantaranya ada yang menjalani perawatan serta isolasi.
Ia mengungkap hingga saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terus menggalakan berbagai imbauan ke berbagai elemen masyarakat seputar upaya meminimalkan paparan virus tersebut.
"Sosialisasi langsung dan tidak langsung terus digalakan dengan harapan paparan COVID-19 ke masyarakat bisa diminimalkan," katanya lagi.
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Minggu (19/04/2026)
19 April 2026 4:48 WIB
Harga emas Antam Kamis (19/03/2026) turun Rp53.000 jadi Rp2.943.000 per gram
19 March 2026 10:32 WIB
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 19,5 Persen di Sumbar Jelang Idul Fitri 1447 H
16 March 2026 13:12 WIB