Nagelsmann tak sabar menghadapi bekas pelatihnya di semifinal Champions
Selasa, 18 Agustus 2020 6:33 WIB
Manajer RB Leipzig Julian Nagelsmann saat memimpin sesi latihan timnya di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (17/8/2020), sehari jelang laga semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. (ANTARA/REUTERS/POOL/David Ramos)
Jakarta, (ANTARA) - Manajer RB Leipzig, Julian Nagelsmann, mengaku tak menyangka tetapi juga tak sabar menghadapi bekas pelatihnya sendiri, Thomas Tuchel, yang kini menangani Paris Saint-Germain dalam laga semifinal Liga Champions di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Selasa waktu setempat (Rabu WIB).
Tuchel sebelumnya menangani tim lapis kedua FC Augsburg pada 2007-2008, di mana di dalamnya terdapat Nagelsmann muda yang masih merintis karies sebagai pesepak bola profesional.
Sayangnya, cedera lutut serius membuat Nagelsmann tak sempat merumput di bawah kepelatihan Tuchel dan justru banting setir ke jalur kepelatihan yang diawali sebagai pemandu bakat.
"Saya pernah dilatih Tuchel. Saya dikontrak sebagai pemain tetapi kemudian cedera," kata Nagelsmann dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi UEFA, Selasa dini hari WIB.
"Kemudian saya harus memilih untuk bisa tetap membayar studi saya, sehingga saya mengambil kesempatan menjadi pemandu bakat dan menganalisa tim-tim lawan," ujar pelatih yang masih berusia 33 tahun itu menambahkan.
Selang 12 tahun kemudian, Nagelsmann sudah memiliki reputasi sebagai pelatih muda cemerlang setelah sukses di TSG Hoffenheim dan kini menangani Leipzig.
Nagelsmann mengantarkan Leipzig ke babak semifinal Liga Champions dan akan menghadapi bekas pelatihnya sendiri, Tuchel.
"Kala itu saya tak pernah menyangka bisa mencapai semifinal Liga Champions dan akan menghadapinya," ujar Nagelsmann.
Nagelsmann menegaskan ia dan timnya tidak akan terlalu mencurahkan perhatian tentang apa yang bisa dilakukan PSG, melainkan fokus untuk memainkan permainan terbaik Leipzig.
"Kami ingin menampilkan permainan kami sendiri, fokus ke diri sendiri, ketimbang memikirkan soal PSG," pungkasnya.
Leipzig mencapai semifinal setelah berhasil menyingkirkan Atletico Madrid 2-1 dan jika bisa melewati PSG, Die Roten Bullen bakal bertemu pemenang semifinal lain yakni Olympique Lyon dan Bayern Muenchen yang baru main sehari berselang. (*)
Tuchel sebelumnya menangani tim lapis kedua FC Augsburg pada 2007-2008, di mana di dalamnya terdapat Nagelsmann muda yang masih merintis karies sebagai pesepak bola profesional.
Sayangnya, cedera lutut serius membuat Nagelsmann tak sempat merumput di bawah kepelatihan Tuchel dan justru banting setir ke jalur kepelatihan yang diawali sebagai pemandu bakat.
"Saya pernah dilatih Tuchel. Saya dikontrak sebagai pemain tetapi kemudian cedera," kata Nagelsmann dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi UEFA, Selasa dini hari WIB.
"Kemudian saya harus memilih untuk bisa tetap membayar studi saya, sehingga saya mengambil kesempatan menjadi pemandu bakat dan menganalisa tim-tim lawan," ujar pelatih yang masih berusia 33 tahun itu menambahkan.
Selang 12 tahun kemudian, Nagelsmann sudah memiliki reputasi sebagai pelatih muda cemerlang setelah sukses di TSG Hoffenheim dan kini menangani Leipzig.
Nagelsmann mengantarkan Leipzig ke babak semifinal Liga Champions dan akan menghadapi bekas pelatihnya sendiri, Tuchel.
"Kala itu saya tak pernah menyangka bisa mencapai semifinal Liga Champions dan akan menghadapinya," ujar Nagelsmann.
Nagelsmann menegaskan ia dan timnya tidak akan terlalu mencurahkan perhatian tentang apa yang bisa dilakukan PSG, melainkan fokus untuk memainkan permainan terbaik Leipzig.
"Kami ingin menampilkan permainan kami sendiri, fokus ke diri sendiri, ketimbang memikirkan soal PSG," pungkasnya.
Leipzig mencapai semifinal setelah berhasil menyingkirkan Atletico Madrid 2-1 dan jika bisa melewati PSG, Die Roten Bullen bakal bertemu pemenang semifinal lain yakni Olympique Lyon dan Bayern Muenchen yang baru main sehari berselang. (*)
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bayern Muenchen tunjuk Thomas Tuchel jadi pelatih usai pecat Nagelsmann,
25 March 2023 7:14 WIB, 2023
Pelatih Bayern terhindar dari skors tapi diharuskan bayar denda karena menghujat wasit
23 February 2023 6:15 WIB, 2023
Neuer absen karena cedera, Nagelsmann minta petinggi Bayern segera cari solusi
19 January 2023 6:04 WIB, 2023
Nagelsmann sindir Barcelona mengaku tak punya uang tapi bisa beli banyak pemain
21 July 2022 6:40 WIB, 2022
Liga Champions, Bayern Muenchen bertekad balikkan keadaan ketika berjumpa Villarreal
12 April 2022 11:14 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB