Kini ada WhatsApp Pay, saingan berat layanan pembayaran digital Indonesia
Selasa, 23 Juni 2020 20:19 WIB
Fitur pembayaran dan kirim uang sudah tersedia bagi pengguna WhatsApp di Brazil mulai 15 Juni 2002. (ANTARA/WhatsApp)
Jakarta (ANTARA) - Fitur layanan pembayaran pada WhatsApp, yang dinamai WhatsApp Pay, diperkirakan akan menjadi saingan terberat layanan pembayaran digital di Indonesia.
Menurut Menkominfo Kabinet Kerja (2014-2019), Rudiantara, kompetisi layanan pembayaran digital tidak hanya pada taraf nasional namun kini Indonesia harus siap bersaing pemain global pada layanan serupa.
"Kompetisi bukan Gopay, LinkAja, tapi dengan global. Karena itu, kita harus segera mempromosikan Indonesia, karena pemainnya banyak, misalnya WhatsApp ditambah fitur pembayaran," ujar Rudiantara dalam dialog virtual, Selasa.
Kehadiran fitur pembayaran pada WhatsApp, menurut profesional di bidang telekomunikasi itu, akan membuat pengguna lebih nyaman, terlebih hampir setiap orang di Indonesia menggunakan WhatsApp.
"Ancaman itu terbesar dari WhatsApp, Facebook. Pengguna WhatsApp lebih besar di Indonesia. Sebagai investor kan diperhitungkan jumlahnya di situ," kata Rudiantara.
Lebih lanjut, dia mengatakan peningkatan skala ekonomi Indonesia menjadi cara untuk bersaing dengan pemain global. Dia juga mengomentari rumor merger OVO dan DANA menjadi strategi yang tepat.
"Kalau menurut saya strateginya tepat untuk konsolidasi, jadi bukan hanya operator konsolidasi, tapi juga platform, kalau yang satu efisiensi, yang satu untuk menjaga pasar, banyak perkembangan di luar infrastruktur," ujar pria yang pernah akrab dipanggil Chief itu.
Facebook mulai mengintegrasikan fitur pembayaran di WhatsApp, yang memungkinkan pengguna membayar tagihan, mengirim uang, atau bertransaksi langsung dari aplikasi pesan singkat terpopuler di dunia itu, dengan menghadirkannya bagi pengguna di Brazil pekan lalu.
Di Brazil, WhatsApp mendukung kartu debit atau kredit dari Banco do Brasil, Nubank, dan Sicredi di jaringan Visa dan Mastercard dan bekerja sama dengan Cielo, pemroses pembayaran terkemuka di negara itu.
Dengan fitur tersebut orang akan dapat mengirim uang dengan aman atau melakukan pembelian dari bisnis lokal tanpa meninggalkan obrolan mereka.
Menurut Menkominfo Kabinet Kerja (2014-2019), Rudiantara, kompetisi layanan pembayaran digital tidak hanya pada taraf nasional namun kini Indonesia harus siap bersaing pemain global pada layanan serupa.
"Kompetisi bukan Gopay, LinkAja, tapi dengan global. Karena itu, kita harus segera mempromosikan Indonesia, karena pemainnya banyak, misalnya WhatsApp ditambah fitur pembayaran," ujar Rudiantara dalam dialog virtual, Selasa.
Kehadiran fitur pembayaran pada WhatsApp, menurut profesional di bidang telekomunikasi itu, akan membuat pengguna lebih nyaman, terlebih hampir setiap orang di Indonesia menggunakan WhatsApp.
"Ancaman itu terbesar dari WhatsApp, Facebook. Pengguna WhatsApp lebih besar di Indonesia. Sebagai investor kan diperhitungkan jumlahnya di situ," kata Rudiantara.
Lebih lanjut, dia mengatakan peningkatan skala ekonomi Indonesia menjadi cara untuk bersaing dengan pemain global. Dia juga mengomentari rumor merger OVO dan DANA menjadi strategi yang tepat.
"Kalau menurut saya strateginya tepat untuk konsolidasi, jadi bukan hanya operator konsolidasi, tapi juga platform, kalau yang satu efisiensi, yang satu untuk menjaga pasar, banyak perkembangan di luar infrastruktur," ujar pria yang pernah akrab dipanggil Chief itu.
Facebook mulai mengintegrasikan fitur pembayaran di WhatsApp, yang memungkinkan pengguna membayar tagihan, mengirim uang, atau bertransaksi langsung dari aplikasi pesan singkat terpopuler di dunia itu, dengan menghadirkannya bagi pengguna di Brazil pekan lalu.
Di Brazil, WhatsApp mendukung kartu debit atau kredit dari Banco do Brasil, Nubank, dan Sicredi di jaringan Visa dan Mastercard dan bekerja sama dengan Cielo, pemroses pembayaran terkemuka di negara itu.
Dengan fitur tersebut orang akan dapat mengirim uang dengan aman atau melakukan pembelian dari bisnis lokal tanpa meninggalkan obrolan mereka.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Senin (06/04/2026)
06 April 2026 4:34 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Minggu (05/04/2026)
05 April 2026 4:45 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Sabtu (04/04/2026)
04 April 2026 5:23 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Jumat (03/04/2026)
03 April 2026 4:41 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Kamis (02/04/2026)
02 April 2026 4:18 WIB
Kantor Pertanahan di Sumut buka layanan saat libur Lebaran, pastikan masyarakat tetap terlayani dalam masa mudik
01 April 2026 12:48 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Rabu (01/04/2026)
01 April 2026 5:17 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Info tol Trans Sumatera, puncak mudik Tol Kayuagung-Palembang capai 18.500 kendaraan
19 March 2026 16:34 WIB
Pusdiklat Grha Samantha Giri Padang bagikan makanan "pabukoan" di kawasan Kota Tua (Video)
02 March 2026 14:16 WIB
Penerbangan ke Timur Tengah di Soetta terjadi penundaan dampak ketegangan kawasan
01 March 2026 10:17 WIB