Pariaman alokasikan Rp1,4 miliar program Pariaman Pintar, berikut perolehan masing-masing siswa
Senin, 15 Juni 2020 14:02 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi. (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)
Pariaman, (ANTARA) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat mengalokasikan anggaran Rp1,4 miliar untuk program Kartu Pariaman Pintar (KPP) bagi 1.224 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah itu.
"Kami siapkan data-data penerimanya agar tidak tumpang tindih dengan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP)," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi di Pariaman, Senin.
Ia mengatakan dibuatnya program tersebut karena pihaknya menilai masih ada siswa di daerah itu yang tidak mendapatkan KIP sehingga diperlukan program dari pemerintah daerah untuk menampungnya.
Untuk menampung siswa miskin yang tidak masuk ke dalam KIP Pemkot membuat program Pariaman Pintar atau KPP yang setiap penerimanya mendapatkan Rp800 ribu untuk siswa SD dan Rp1,2 juta untuk siswa SMP yang diserahkah per tahun.
Penyaluran dana tersebut dibagi dua yaitu 60 persen berupa uang tunai yang dapat digunakan untuk uang saku dan pendidikan, sedangkan 40 persen berupa peralatan sekolah yang diberikan setiap tahun kepada penerima.
"Dengan program tersebut maka diharapkan tidak ada lagi warga di Pariaman yang kesulitan membiayai pendidikan anaknya," katanya.
Pihaknya menyebutkan jumlah penerima KIP di Pariaman mencapai 6.377 siswa yang terdiri dari 4.200 siswa SD dan 2.177 siswa SMP.
Pemko Pariaman terus meningkatkan bidang pendidikan guna meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu yang akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi.
Adapun program dari Pemkot Pariaman di bidang pendidikan di antaranya Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) untuk beasiswa mahasiswa asal daerah itu, bantuan keuangan khusus untuk SMA sederajat, dan insentif untuk guru dan tenaga kependidikan.
Tahun ini ada lima perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemko Pariaman untuk Program Saga Saja dengan kuota 100 siswa.
Lima perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemko Pariaman yaitu Universitas Indonesia dengan kuota 20 mahasiswa, sedangkan sisanya untuk Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman, Politeknik Negeri Padang, Akademi Teknologi Industri Padang, dan Politeknik Pelayaran Sumbar. (*)
"Kami siapkan data-data penerimanya agar tidak tumpang tindih dengan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP)," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi di Pariaman, Senin.
Ia mengatakan dibuatnya program tersebut karena pihaknya menilai masih ada siswa di daerah itu yang tidak mendapatkan KIP sehingga diperlukan program dari pemerintah daerah untuk menampungnya.
Untuk menampung siswa miskin yang tidak masuk ke dalam KIP Pemkot membuat program Pariaman Pintar atau KPP yang setiap penerimanya mendapatkan Rp800 ribu untuk siswa SD dan Rp1,2 juta untuk siswa SMP yang diserahkah per tahun.
Penyaluran dana tersebut dibagi dua yaitu 60 persen berupa uang tunai yang dapat digunakan untuk uang saku dan pendidikan, sedangkan 40 persen berupa peralatan sekolah yang diberikan setiap tahun kepada penerima.
"Dengan program tersebut maka diharapkan tidak ada lagi warga di Pariaman yang kesulitan membiayai pendidikan anaknya," katanya.
Pihaknya menyebutkan jumlah penerima KIP di Pariaman mencapai 6.377 siswa yang terdiri dari 4.200 siswa SD dan 2.177 siswa SMP.
Pemko Pariaman terus meningkatkan bidang pendidikan guna meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu yang akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi.
Adapun program dari Pemkot Pariaman di bidang pendidikan di antaranya Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) untuk beasiswa mahasiswa asal daerah itu, bantuan keuangan khusus untuk SMA sederajat, dan insentif untuk guru dan tenaga kependidikan.
Tahun ini ada lima perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemko Pariaman untuk Program Saga Saja dengan kuota 100 siswa.
Lima perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Pemko Pariaman yaitu Universitas Indonesia dengan kuota 20 mahasiswa, sedangkan sisanya untuk Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman, Politeknik Negeri Padang, Akademi Teknologi Industri Padang, dan Politeknik Pelayaran Sumbar. (*)
Pewarta : Aadiaat MS
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hadir di RSUD Sijunjung, akses layanan administrasi JKN makin mudah berkat layanan BPJS keliling
08 May 2026 11:51 WIB
Ketua Baru Karang Taruna Padang Panjang optimistis jalankan program kepemudaan
07 May 2026 16:09 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Roboh akibat banjir bandang, SDN 49 Batang Kabung kembali dibangun dengan TJSL PT Inalum
21 February 2026 1:44 WIB
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB