Jelang lebaran, masyarakat padati Pasar Payakumbuh
Kamis, 21 Mei 2020 15:47 WIB
Pasar Kota Payakumbuh, Sumatera Barat dipadati masyarakat yang ingin berbelanja jelang Idul Fitri. (ANTAR/Akmal Saputra)
Payakumbuh (ANTARA) - Meski tengah dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menjelang Idul Fitri, Pasar Kota Payakumbuh, Sumatera Barat masih dipadati oleh masyarakat yang ingin berbelanja memenuhi kebutuhan lebaran.
Salah seorang masyarakat Meli (37) di Payakumbuh, Kamis, mengatakan dirinya masih tetap berbelanja kebutuhan lebaran karena permintaan dari anaknya.
"Anak saya menangis minta dibelikan baju lebaran, bahkan ini sudah diundur-undur. Kalau tidak dibelikan nanti tidak mau berhenti nangisnya," katanya.
Namun, dirinya tetap memerhatikan anjuran dari pemerintah, mulai dari menggunakan masker dan sering cuci tangan.
"Saya sengaja tidak membawa anak, kan kasihan kalau dia dibawa ke pasar. Makanya saya sendiri saja ke pasar," kata dia.
Terkait ramainya kunjungan masyarakat di pasar, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler mengatakan pihaknya setiap harinya melalui anggota ketentraman dan ketertiban pasar terus melakukan pengawasan.
"Seluruh pengunjung di pasar kita wajibkan menggunakan masker. Jika tidak menggunakan masker akan langsung disuruh pulang," ujarnya.
Untuk di Pasar Ateh Kota Payakumbuh, juga telah disediakan wastafel yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mencuci tangan.
"Ke pedagang juga telah kita minta untuk tidak melayani pembeli yang tidak menggunakan masker," sebutnya.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Payakumbuh Devitra mengatakan dalam memastikan masyarakat tetap menjalankan aturan pelaksanaan PSBB saat ke luar rumah, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI setiap harinya terus menggelar operasi
"Jadi sore atau malam hari kita terus turun ke pusat-pusat keramaian dan pertokoan untuk memastikan pelaksanaan PSBB. Ini sudah kita mulai semenjak awal pekan ini," sebutnya.
Kemaren (Rabu), kata dia, pihaknya melalui Polres Payakumbuh telah mengamankan 20 orang yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. (*)
Salah seorang masyarakat Meli (37) di Payakumbuh, Kamis, mengatakan dirinya masih tetap berbelanja kebutuhan lebaran karena permintaan dari anaknya.
"Anak saya menangis minta dibelikan baju lebaran, bahkan ini sudah diundur-undur. Kalau tidak dibelikan nanti tidak mau berhenti nangisnya," katanya.
Namun, dirinya tetap memerhatikan anjuran dari pemerintah, mulai dari menggunakan masker dan sering cuci tangan.
"Saya sengaja tidak membawa anak, kan kasihan kalau dia dibawa ke pasar. Makanya saya sendiri saja ke pasar," kata dia.
Terkait ramainya kunjungan masyarakat di pasar, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler mengatakan pihaknya setiap harinya melalui anggota ketentraman dan ketertiban pasar terus melakukan pengawasan.
"Seluruh pengunjung di pasar kita wajibkan menggunakan masker. Jika tidak menggunakan masker akan langsung disuruh pulang," ujarnya.
Untuk di Pasar Ateh Kota Payakumbuh, juga telah disediakan wastafel yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mencuci tangan.
"Ke pedagang juga telah kita minta untuk tidak melayani pembeli yang tidak menggunakan masker," sebutnya.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Payakumbuh Devitra mengatakan dalam memastikan masyarakat tetap menjalankan aturan pelaksanaan PSBB saat ke luar rumah, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI setiap harinya terus menggelar operasi
"Jadi sore atau malam hari kita terus turun ke pusat-pusat keramaian dan pertokoan untuk memastikan pelaksanaan PSBB. Ini sudah kita mulai semenjak awal pekan ini," sebutnya.
Kemaren (Rabu), kata dia, pihaknya melalui Polres Payakumbuh telah mengamankan 20 orang yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. (*)
Pewarta : Akmal Saputra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB