Jasad Mahasiswa Hukum Unand dikebumikan di Tangerang
Minggu, 8 Maret 2020 17:17 WIB
Jasad korban saat dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar, pada Minggu (8/3) siang. (ANTARA/Fathul Abdi)
Padang (ANTARA) - Jasad mahasiswa Fakultas Hukum Universtas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) atas nama Florianza Degemilang (21) dibawa keluarga ke Tanggerang untuk dikebumikan di sana.
"Akan dibawa ke Kota Bumi, Tanggerang untuk disemayamkan dan dikebumikan," kata ayah kandung korban Elizam (53), di Padang, Minggu.
Keluarga menjemput jasad korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar pada Minggu sekitar pukul 13.00 WIB.
Sejumlah kerabat korban juga tampak hadir untuk melepas jasad korban dari rumah sakit.
Ayah korban menyebutkan kalau anaknya memang mengalami sakit, yaitu sakit kepala dan sempat dirawat di rumah sakit sebelumnya.
"Memang sedang dalam perawatan, harus kontrol, tapi karena tak ingin menyusahkan, dia selalu bilang sehat dan baik-baik saja," katanya.
Ia menyebutkan kali terakhir berkomunikasi dengan anak sulungnya itu pada Rabu (4/3) melalui saluran video media sosial.
"Saat itu ia juga mengatakan baik-baik saja," kenangnya.
Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos pada Sabtu (7/3) malam.
Ia merupakan mahasiswa semester lima Fakultas Hukum Unand.
Kejadian itu sempat mengagetkan masyarakat setempat serta penghuni kos di kawasan Jalan Bandes, Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang.
Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.(*)
"Akan dibawa ke Kota Bumi, Tanggerang untuk disemayamkan dan dikebumikan," kata ayah kandung korban Elizam (53), di Padang, Minggu.
Keluarga menjemput jasad korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar pada Minggu sekitar pukul 13.00 WIB.
Sejumlah kerabat korban juga tampak hadir untuk melepas jasad korban dari rumah sakit.
Ayah korban menyebutkan kalau anaknya memang mengalami sakit, yaitu sakit kepala dan sempat dirawat di rumah sakit sebelumnya.
"Memang sedang dalam perawatan, harus kontrol, tapi karena tak ingin menyusahkan, dia selalu bilang sehat dan baik-baik saja," katanya.
Ia menyebutkan kali terakhir berkomunikasi dengan anak sulungnya itu pada Rabu (4/3) melalui saluran video media sosial.
"Saat itu ia juga mengatakan baik-baik saja," kenangnya.
Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos pada Sabtu (7/3) malam.
Ia merupakan mahasiswa semester lima Fakultas Hukum Unand.
Kejadian itu sempat mengagetkan masyarakat setempat serta penghuni kos di kawasan Jalan Bandes, Kelurahan Limau Manis, Pauh, Padang.
Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.(*)
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPD IKA Unand Jabodetabek gelar bazar amal dan pentas seni, kumpulkan donasi Rp100 juta
09 February 2026 11:03 WIB
Unand Fasilitasi Dosen Perkuat Jejaring Global SDGs di Konferensi Internasional Melalui Program EQUITY
08 February 2026 10:37 WIB
Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand edukasi sikat gigi dan cuci tangan pada anak TK Koto Tuo
04 February 2026 10:31 WIB
Mahasiswa KKN reguler Unand I adakan sosialisasi teknologi pertanian tanaman aren di SMPN 1 Palambayan Agam
02 February 2026 14:39 WIB
Pengurus Pusat IKA FK Unand 2025-2030 dikukuhkan, "haramkan" ada mahasiswa putus kuliah karena biaya
01 February 2026 19:48 WIB
Pendampingan psikososial dan spiritual dorong ketangguhan penyintas banjir bandang di Padang
28 January 2026 11:28 WIB