Kelangkaan solar berdampak pada operasional Trans Padang, Dishub: Hanya operasikan 10-15 unit
Jumat, 15 November 2019 18:48 WIB
Bus Trans Padang saat mengantre bahan bakar di SPBU Jalan Khatib Sulaiman, Jumat (15/10). (ANTARA/Ikhwan Wahyudi)
Padang, (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan Padang, Sumatera Barat, Dian Fakri menyebutkan kelangkaan solar di daerah setempat juga berdampak pada operasional bus Trans Padang.
"Kelangkaan solar juga berdampak pada operasional Bus Trans Padang karena menggunakan bahan bakar solar," katanya di Padang, Jumat.
Ia mengatakan pada normalnya bus trans Padang yang merupakan layanan angkutan massal di bawah Pemkot Padang, beroperasi sebanyak 25 unit dalam sehari.
Namun karena kelangkaan solar, jumlah bus yang beroperasi berkurang menjadi 10 - 15 unit dalam sehari.
Dengan berkurangnya operasi bus tersebut secara otomatis berdampak ke pelayanan masyarakat, karena waktu tunggu di halte menjadi bertambah.
"Biasanya setiap 15 menit ada bus yang datang, tapi karena berkurangnya bus yang beroperasi waktu tunggu jadi bertambah," katanya.
Ia berharap kelangkaan solar tersebut bisa segera dicarikan solusi oleh instansi terkait, sehingga operasional bus Trans Padang dengan trayek Imam Bonjol- Lubuk Buaya juga kembali normal.
Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit memastikan penambahan kuota solar untuk provinsi itu guna mengatasi antrean panjang di SPBU sudah disalurkan oleh PT Pertamina (Persero).
"Kita sudah dapat konfirmasi, penyaluran kuota yang ditambah 10 persen oleh Pertamina itu sudah mulai disalurkan sejak Selasa (12/11). Tapi untuk mengurai antrean, mungkin butuh waktu," katanya diwawancarai sebelumnya.
Sementara Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha mengatakan pihaknya akan menaikkan penyaluran sebanyak 10 persen dari penyaluran di bulan November dimulai pada Selasa (12/11).
Pasokan solar untuk wilayah Sumbar yang rata-rata sebanyak 1.080 kiloliter per hari, ditambah menjadi 1.250 kiloliter. (*)
"Kelangkaan solar juga berdampak pada operasional Bus Trans Padang karena menggunakan bahan bakar solar," katanya di Padang, Jumat.
Ia mengatakan pada normalnya bus trans Padang yang merupakan layanan angkutan massal di bawah Pemkot Padang, beroperasi sebanyak 25 unit dalam sehari.
Namun karena kelangkaan solar, jumlah bus yang beroperasi berkurang menjadi 10 - 15 unit dalam sehari.
Dengan berkurangnya operasi bus tersebut secara otomatis berdampak ke pelayanan masyarakat, karena waktu tunggu di halte menjadi bertambah.
"Biasanya setiap 15 menit ada bus yang datang, tapi karena berkurangnya bus yang beroperasi waktu tunggu jadi bertambah," katanya.
Ia berharap kelangkaan solar tersebut bisa segera dicarikan solusi oleh instansi terkait, sehingga operasional bus Trans Padang dengan trayek Imam Bonjol- Lubuk Buaya juga kembali normal.
Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit memastikan penambahan kuota solar untuk provinsi itu guna mengatasi antrean panjang di SPBU sudah disalurkan oleh PT Pertamina (Persero).
"Kita sudah dapat konfirmasi, penyaluran kuota yang ditambah 10 persen oleh Pertamina itu sudah mulai disalurkan sejak Selasa (12/11). Tapi untuk mengurai antrean, mungkin butuh waktu," katanya diwawancarai sebelumnya.
Sementara Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha mengatakan pihaknya akan menaikkan penyaluran sebanyak 10 persen dari penyaluran di bulan November dimulai pada Selasa (12/11).
Pasokan solar untuk wilayah Sumbar yang rata-rata sebanyak 1.080 kiloliter per hari, ditambah menjadi 1.250 kiloliter. (*)
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Info tol Trans Sumatera, puncak mudik Tol Kayuagung-Palembang capai 18.500 kendaraan
19 March 2026 16:34 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS-Galeri24 turun, Antam naik di Pegadaian Jumat (03/04/2026) pagi
03 April 2026 7:54 WIB
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Kamis (02/04/2026) pagi kompak melonjak
02 April 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam Kamis (02/04/2026) pagi naik Rp20.000 jadi Rp2,922 juta per gram
02 April 2026 9:06 WIB
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian pada Rabu (01/04/2026) kompak naik
01 April 2026 6:07 WIB