Gempa bumi kembali getarkan Halmahera Barat
Jumat, 15 November 2019 6:17 WIB
Gempa M 7,1 di perairan Maluku, Kamis (14/11/2019). (ANTARA/Dok. BMKG) (Ant)
Jakarta (ANTARA) - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 kembali mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Jumat pagi, sekitar pukul 05.42 WIB.
Sebelumnya, pada pukul 05.15 WIB Halmahera Barat juga diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2.
Berdasarkan laman dari BMKG, menyebutkan, lokasi gempa berada pada 1.71 LU, 126.37 BT (141 km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara) dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Pusat gempanya juga tidak terlalu jauh dibandingkan dengan gempa sebelumnya yakni 1.75 Lintang Utara, 126.51 Bujur Timur (128 km Barat Laut Halmahera Barat, Malut).
Baca juga: Usai Halmahera Barat, gempa bumi guncang Bitung
BMKG pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang Pantai Jailolo.
"Yang diwaspadai sekarang ini adalah gempa-gempa susulan. Karena diperkirakan gempa-gempa susulan akan terus terjadi. Namun, masyarakat harus tetap tenang," kata Kepala Pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat dinihari.
BMKG pun telah mencatat terjadi 28 kali gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB.
"BMKG mencatat hingga pukul 01.53 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali," katanya.
Menurut Dwikorita, kekuatan gempa tektonik itu bervariasi, yang terkecil Magnitudo 3,2 dan terbesar Magnitudo 5,9.
Baca juga: Gempa bumi juga mengguncang Halmahera Barat
Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan monitoring gempa-gempa susulan yang akan terjadi.
BMKG juga mengimbau warga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Dwikorita.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg.
Baca juga: 28 gempa susulan pascagempa Magnitudo 7,1 di Jailolo
Sebelumnya, pada pukul 05.15 WIB Halmahera Barat juga diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2.
Berdasarkan laman dari BMKG, menyebutkan, lokasi gempa berada pada 1.71 LU, 126.37 BT (141 km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara) dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Pusat gempanya juga tidak terlalu jauh dibandingkan dengan gempa sebelumnya yakni 1.75 Lintang Utara, 126.51 Bujur Timur (128 km Barat Laut Halmahera Barat, Malut).
Baca juga: Usai Halmahera Barat, gempa bumi guncang Bitung
BMKG pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang Pantai Jailolo.
"Yang diwaspadai sekarang ini adalah gempa-gempa susulan. Karena diperkirakan gempa-gempa susulan akan terus terjadi. Namun, masyarakat harus tetap tenang," kata Kepala Pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat dinihari.
BMKG pun telah mencatat terjadi 28 kali gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB.
"BMKG mencatat hingga pukul 01.53 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali," katanya.
Menurut Dwikorita, kekuatan gempa tektonik itu bervariasi, yang terkecil Magnitudo 3,2 dan terbesar Magnitudo 5,9.
Baca juga: Gempa bumi juga mengguncang Halmahera Barat
Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan monitoring gempa-gempa susulan yang akan terjadi.
BMKG juga mengimbau warga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Dwikorita.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg.
Baca juga: 28 gempa susulan pascagempa Magnitudo 7,1 di Jailolo
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal pertandingan BRI Super League, Sabtu (7/3/2026) malam, ada Malut dan Borneo
07 March 2026 17:34 WIB
Pertandingan Semen Padang vs Malut dan PSIM vs Bali United paling dramatis di pekan ke-22
24 February 2026 9:26 WIB
Tak masuk line-up lawan Malut United dan peluang Guillermo tandang lawan Bhayangkara
21 February 2026 14:40 WIB
Klasemen BRI Super League pekan ke-22, Jumat (20/2/2026), Persija salip Borneo FC
20 February 2026 23:53 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB