Usai Halmahera Barat, gempa bumi guncang Bitung
Jumat, 15 November 2019 6:13 WIB
Ilustrasi - Gelombang frekuensi, peta gelombang lingkaran dunia. ANTARA/Shutterstock/pri (Shutterstock) (Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Setelah Halmahera Barat, Maluku Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2, kini gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 menguncang Bitung, Sulawesi Utara pada Jumat pagi.
Laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa terjadi sekitar pukul 05.34 WIB.
Lokasi gempa berada pada 1.60 LU, 126.29 BT (130 km Timur Laut Bitung, Sulut) dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Pantai Jailolo.
Baca juga: Gempa bumi juga mengguncang Halmahera Barat
"Yang diwaspadai sekarang ini adalah gempa-gempa susulan. Karena diperkirakan gempa-gempa susulan akan terus terjadi. Namun, masyarakat harus tetap tenang," kata Kepala Pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat dini hari.
BMKG pun telah mencatat terjadi 28 kali gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB.
Baca juga: 28 gempa susulan pascagempa Magnitudo 7,1 di Jailolo
"BMKG mencatat hingga pukul 01.53 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali," ujarnya.
Menurut Dwikorita, kekuatan gempa tektonik itu bervariasi, yang terkecil magnitudo 3,2 dan magnitudo terbesar adalah 5,9.
Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan monitoring gempa-gempa susulan yang akan terjadi.
Baca juga: Selain Jailolo, Aceh juga diguncang gempabumi magnitudo 5,1
Laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa terjadi sekitar pukul 05.34 WIB.
Lokasi gempa berada pada 1.60 LU, 126.29 BT (130 km Timur Laut Bitung, Sulut) dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG pun mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Pantai Jailolo.
Baca juga: Gempa bumi juga mengguncang Halmahera Barat
"Yang diwaspadai sekarang ini adalah gempa-gempa susulan. Karena diperkirakan gempa-gempa susulan akan terus terjadi. Namun, masyarakat harus tetap tenang," kata Kepala Pusat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat dini hari.
BMKG pun telah mencatat terjadi 28 kali gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB.
Baca juga: 28 gempa susulan pascagempa Magnitudo 7,1 di Jailolo
"BMKG mencatat hingga pukul 01.53 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 28 kali," ujarnya.
Menurut Dwikorita, kekuatan gempa tektonik itu bervariasi, yang terkecil magnitudo 3,2 dan magnitudo terbesar adalah 5,9.
Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan monitoring gempa-gempa susulan yang akan terjadi.
Baca juga: Selain Jailolo, Aceh juga diguncang gempabumi magnitudo 5,1
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal pertandingan BRI Super League, Sabtu (7/3/2026) malam, ada Malut dan Borneo
07 March 2026 17:34 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB