Jesse Ewart jawara Tour de Singkarak 2019
Minggu, 10 November 2019 16:36 WIB
Jesse Ewart pertahankan yellow jersey dari etape I hingga etape IX TdS 2019 dan menjadi juara umum. ANTARA/Miko Elfisha
Padang (ANTARA) - Pembalap asal Australia Jesse Ewart dari tim Sapura Cycling Team Malaysia menjadi juara umum kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2019 setelah mengumpulkan waktu tercepat dalam sembilan etape yang digelar.
Ia tampil konsisten selama kejuaraan berlangsung dan berhasil menjaga catatan waktu, sehingga bisa mempertahankan yellow jersey untuk kategori Individual General Classification BY Time yang dipakainya sejak awal.
Total catatan waktu yang dibukukan Ewart yakni 34 jam 34 menit 2 detik.
"Strategi saya sejak awal adalah menjaga ritme dan tidak terlalu ngotot sehingga bisa bertahan hingga akhir," kata Jesse Ewart usai balapan.
Jesse memang tidak selalu menjadi yang tercepat pada setiap etape, tetapi tetap masuk rombongan terdepan sehingga bisa mempertahankan catatan waktunya.
Tren positif juga ditunjukkan oleh rekan setim Ewart yakni Cristian Raileanu. Mengantongi total waktu 34 jam 35 menit 45 detik, Raileanu meraih juara kedua pada kejuaraan TdS tahun ini.
Sedangkan, pembalap dari Omidnia Marshhad Team, Golakhour Mirsamad Pourseyedi, tak mampu mengejar ketertinggalan waktu pada etape terakhir.
Golakhour yang pada etape terakhir ini finis di urutan ke sepuluh, hanya memiliki total catatan waktu 34 jam 37 menit 59 detik hingga menduduki podium ketiga TdS 2019.
Penutupan TdS 2019 dihadiri oleh anggota DPR RI Nevi Zuairina, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wagub Nasrul Abit, Deputi dari Kementerian Pariwisata, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan sejumlah Forkopimda.
Ia tampil konsisten selama kejuaraan berlangsung dan berhasil menjaga catatan waktu, sehingga bisa mempertahankan yellow jersey untuk kategori Individual General Classification BY Time yang dipakainya sejak awal.
Total catatan waktu yang dibukukan Ewart yakni 34 jam 34 menit 2 detik.
"Strategi saya sejak awal adalah menjaga ritme dan tidak terlalu ngotot sehingga bisa bertahan hingga akhir," kata Jesse Ewart usai balapan.
Jesse memang tidak selalu menjadi yang tercepat pada setiap etape, tetapi tetap masuk rombongan terdepan sehingga bisa mempertahankan catatan waktunya.
Tren positif juga ditunjukkan oleh rekan setim Ewart yakni Cristian Raileanu. Mengantongi total waktu 34 jam 35 menit 45 detik, Raileanu meraih juara kedua pada kejuaraan TdS tahun ini.
Sedangkan, pembalap dari Omidnia Marshhad Team, Golakhour Mirsamad Pourseyedi, tak mampu mengejar ketertinggalan waktu pada etape terakhir.
Golakhour yang pada etape terakhir ini finis di urutan ke sepuluh, hanya memiliki total catatan waktu 34 jam 37 menit 59 detik hingga menduduki podium ketiga TdS 2019.
Penutupan TdS 2019 dihadiri oleh anggota DPR RI Nevi Zuairina, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wagub Nasrul Abit, Deputi dari Kementerian Pariwisata, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan sejumlah Forkopimda.
Pewarta : Miko Elfisha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Didorong Irman Gusman, Kemenpar hidupkan kembali Tour de Singkarak pada 2027
29 April 2026 16:07 WIB
Keterbasatan anggaran penyebab Tour de Singkarak tak kunjung digelar
07 January 2025 10:22 WIB, 2025
Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumbar rekomendasikan TdS 2021 ditunda
27 August 2021 13:48 WIB, 2021
Tour de Singkarak digelar lagi di 2021, objek wisata ini terpilih tempat star etape I
20 August 2021 17:08 WIB, 2021