Melihat keseruan seharian belajar di luar kelas ala SMP N 5 Padang
Minggu, 10 November 2019 12:10 WIB
Pelajar SMP N 5 Padang belajar di luar kelas (Antara/Diana Rizky)
Padang (ANTARA) - SMPN 5 Padang merayakan hari Anak Internasional dengan mengadakan kegiatan sehari belajar di luar kelas di lapangan sekolah yang diikuti seluruh pelajar kelas tujuh pada Jumat (8/11).
“Acara ini dilaksanakan dalam rangka hari Anak Internasional yang jatuh pada 20 November nanti. Hanya kelas tujuh saja sebanyak 206 siswa yang diikutsertakan karena lapangan kita tidak memungkinkan untuk keseluruhan pelajar,” ujar Kepala SMPN 5 Padang Junaedi.
Junaedi menyampaikan kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan secara nasional dan beberapa sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan belajar di luar kelas secara serentak.
“Kegiatan di mulai dari pagi, kita menyambut siswa secara bersama-sama di gerbang sekolah, guru-guru bersalaman dengan siswa kemudian dilanjutkan dengan nyanyi lagu Indonesia Raya dan Maju tak Gentar,” kata dia.
Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan senam, literasi, kegiatan cuci tangan bagi anak-anak dan sarapan pagi bersama, serta deklarasi sekolah ramah anak, juga permainan tradisional.
“Jadi sebenarnya kegiatan ini bagian dari sekolah ramah anak dalam rangka mewujudkan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak disamping menanamkan nilai-nilai karakter terhadap anak,” kata dia.
Ia juga menyatakan pembelajaran di luar kelas rencananya akan dirutinkan, dan sebagian dari kegiatan ini sudah diterapkan, misalnya menyambut siswa di gerbang. Kegiatan lain yang juga akan dirutinkan sekali seminggu adalah sarapan pagi bersama.
“Harapan ke depan, sekolah ini bisa menjadi tempat yang menyenangkan, rumah kedua bagi anak-anak yang aman dan nyaman. Kita harapkan anak-anak juga mendukung sekolah ramah anak karena kepentingan utamanya adalah untuk anak, bagaimana hak anak, aspirasi mereka terpenuhi serta mereka merasa aman, nyaman, dan menyenangkan di sekolah,” ujarnya.
SMPN 5 Kota Padang telah menjadi sekolah ramah anak dari 2018 dan menjadi sekolah ramah anak terbaik nomor satu di Kota Padang.
“Kita melibatkan berbagai pihak, mulai dari orang tua, komite, alumni, LSM, serta pegawai yang menjadi tim sekolah ramah anak.” kata dia.
Selama kegiatan permainan anak tradisional, anak-anak terlihat antusias, mereka memainkan beragam permainan mulai dari kelereng, congklak, kotak pos sampai bermain lompat karet.
“Biasanya kan kita belajar terus di dalam kelas, nah sekarang kita bisa main dan belajar di luar kelas jadi lebih seru dan tidak bosan,” ujar Putri seorang murid.
Billy seorang murid juga mengatakan keinginannya untuk belajar di luar kelas seperti ini bisa diadakan sekali seminggu.
Penulis adalah mahasiswa magang di portal berita www.sumbar.antaranews.com
“Acara ini dilaksanakan dalam rangka hari Anak Internasional yang jatuh pada 20 November nanti. Hanya kelas tujuh saja sebanyak 206 siswa yang diikutsertakan karena lapangan kita tidak memungkinkan untuk keseluruhan pelajar,” ujar Kepala SMPN 5 Padang Junaedi.
Junaedi menyampaikan kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan secara nasional dan beberapa sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan belajar di luar kelas secara serentak.
“Kegiatan di mulai dari pagi, kita menyambut siswa secara bersama-sama di gerbang sekolah, guru-guru bersalaman dengan siswa kemudian dilanjutkan dengan nyanyi lagu Indonesia Raya dan Maju tak Gentar,” kata dia.
Kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan senam, literasi, kegiatan cuci tangan bagi anak-anak dan sarapan pagi bersama, serta deklarasi sekolah ramah anak, juga permainan tradisional.
“Jadi sebenarnya kegiatan ini bagian dari sekolah ramah anak dalam rangka mewujudkan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak disamping menanamkan nilai-nilai karakter terhadap anak,” kata dia.
Ia juga menyatakan pembelajaran di luar kelas rencananya akan dirutinkan, dan sebagian dari kegiatan ini sudah diterapkan, misalnya menyambut siswa di gerbang. Kegiatan lain yang juga akan dirutinkan sekali seminggu adalah sarapan pagi bersama.
“Harapan ke depan, sekolah ini bisa menjadi tempat yang menyenangkan, rumah kedua bagi anak-anak yang aman dan nyaman. Kita harapkan anak-anak juga mendukung sekolah ramah anak karena kepentingan utamanya adalah untuk anak, bagaimana hak anak, aspirasi mereka terpenuhi serta mereka merasa aman, nyaman, dan menyenangkan di sekolah,” ujarnya.
SMPN 5 Kota Padang telah menjadi sekolah ramah anak dari 2018 dan menjadi sekolah ramah anak terbaik nomor satu di Kota Padang.
“Kita melibatkan berbagai pihak, mulai dari orang tua, komite, alumni, LSM, serta pegawai yang menjadi tim sekolah ramah anak.” kata dia.
Selama kegiatan permainan anak tradisional, anak-anak terlihat antusias, mereka memainkan beragam permainan mulai dari kelereng, congklak, kotak pos sampai bermain lompat karet.
“Biasanya kan kita belajar terus di dalam kelas, nah sekarang kita bisa main dan belajar di luar kelas jadi lebih seru dan tidak bosan,” ujar Putri seorang murid.
Billy seorang murid juga mengatakan keinginannya untuk belajar di luar kelas seperti ini bisa diadakan sekali seminggu.
Penulis adalah mahasiswa magang di portal berita www.sumbar.antaranews.com
Pewarta : Diana Rizky Oktaviany
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB
Prabowo tegaskan selama ada anak muda setia kepada bangsa, RI tak terkalahkan
28 October 2025 21:15 WIB