Delapan armada mobil kebakaran padamkan api di SPBU Gadut
Minggu, 13 Oktober 2019 21:26 WIB
Kebakaran di SPBU perbatasan Agam-Bukittinggi (ANTARA SUMBAR/Yusrizal)
Lubuk Basung (ANTARA) - Satpol PP Damkar Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api membakar Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Bukik Ambacang, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Minggu (13//10) sekitar 18.50 WIB.
Kepala Satpol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra didampingi Staf Pendataan dan Perencanaan Pelaporan, Yudi di Lubukbasung, Minggu, mengatakan delapan unit mobil pemadam kebakaran itu berasal dari Agam tiga unit, Kota Bukittinggi empat unit dan Padang Panjang satu unit.
"Api sudah bisa dipadamkan dan saat ini sedang proses pendinginan di SPBU milik Nelson Septa Hadi (57)," katanya.
Ia mengatakan, sebelum kebakaran itu terjadi ledakan sebanyak tiga kali saat petugas mengisi BBM ke mobil minibus.
Baca juga: Polisi duga kebakaran SPBU Bukik Ambacang karena kebocoran tangki mobil
Saat itu api langsung hidup dan membakar lokasi pengisian BBM jenis premium dan pertalite.
Akibat kejadian itu, tambahnya, satu unit mobil minibus ikut terbakar dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.
Baca juga: SPBU di Agam terbakar saat kendaraan antre mengisi BBM
"Total kerugian akibat kebakaran itu sedang di hitung oleh tim," katanya.
Ia menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dengan kejadian itu, Kurniawan mengimbau pengendara untuk mematikan kendaraan saat mengisi BBM, tidak merokok, tidak menggunakan telepon genggam dan lainnya.
"Hindari ini agar tidak menjadi korban kebakaran saat mengisi BBM," katanya. (*)
Baca juga: Akibat radiasi ponsel, SPBU Setu terbakar
Kepala Satpol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra didampingi Staf Pendataan dan Perencanaan Pelaporan, Yudi di Lubukbasung, Minggu, mengatakan delapan unit mobil pemadam kebakaran itu berasal dari Agam tiga unit, Kota Bukittinggi empat unit dan Padang Panjang satu unit.
"Api sudah bisa dipadamkan dan saat ini sedang proses pendinginan di SPBU milik Nelson Septa Hadi (57)," katanya.
Ia mengatakan, sebelum kebakaran itu terjadi ledakan sebanyak tiga kali saat petugas mengisi BBM ke mobil minibus.
Baca juga: Polisi duga kebakaran SPBU Bukik Ambacang karena kebocoran tangki mobil
Saat itu api langsung hidup dan membakar lokasi pengisian BBM jenis premium dan pertalite.
Akibat kejadian itu, tambahnya, satu unit mobil minibus ikut terbakar dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.
Baca juga: SPBU di Agam terbakar saat kendaraan antre mengisi BBM
"Total kerugian akibat kebakaran itu sedang di hitung oleh tim," katanya.
Ia menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Dengan kejadian itu, Kurniawan mengimbau pengendara untuk mematikan kendaraan saat mengisi BBM, tidak merokok, tidak menggunakan telepon genggam dan lainnya.
"Hindari ini agar tidak menjadi korban kebakaran saat mengisi BBM," katanya. (*)
Baca juga: Akibat radiasi ponsel, SPBU Setu terbakar
Pewarta : Yusrizal
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB