Sukses bangun SDM unggul, Kemenristekdikti berikan penghargaan rektor dan dosen berdedikasi
Rabu, 2 Oktober 2019 12:48 WIB
Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti. ANTARA/Humas Kemristekdikti
Jakarta, (ANTARA) - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi memberikan penghargaan pada rektor dan dosen berdedikasi tinggi melalui Academic Leader Award 2019.
"Kemampuan memimpin menjadi modal utama bagi rektor untuk menjalankan perguruan tinggi. Terlebih, saat ini Indonesia tengah mengejar pembangunan sumber daya manusia yang unggul," ucap Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti di Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan SDM unggul tidak akan ada tanpa perguruan tinggi yang berkualitas. Perguruan tinggi berkualitas ada karena dosen-dosen yang andal.
"Untuk membentuk iklim akademik yang kondusif, tentu dibutuhkan kepemimpinan yang baik pula," kata Ghufron.
Penghargaan Academic Leader 2019 diberikan untuk para akademisi, khususnya dosen yang telah berkontribusi dalam kemajuan dunia pendidikan tinggi Tanah Air. Adapun anugerah ini terbagi dalam dua kategori besar, yaitu kategori dosen berdasarkan bidang keilmuan yang diampu, dan kategori dosen dengan tugas tambahan sebagai pimpinan perguruan tinggi.
Dirjen Ghufron menambahkan, penghargaan itu juga mendorong agar dosen fokus kepada bidang keilmuannya sehingga menjadi panutan bagi rekan sejawatnya.
Menurut dia, selama ini tak sedikit dosen justru lebih mengejar karier untuk jabatan struktural. Padahal, tugas pokoknya adalah pada pengembangan keilmuan, meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
"Kesadaran untuk karier akademik dan pemimpin di bidang keilmuannya kami bangun melalui apresiasi malam ini. Bagi para rektor kami lihat mereka yang mampu membawa perubahan dan lompatan bagi kemajuan institusinya," terang Ghufron.
Direktur Karier dan Kompetensi SDM Iptek dan Dikti, Bunyamin Maftuh megatakan, penilaian Academic Leader Award 2019 mempertimbangkan empat kemampuan seorang pemimpin, meliputi pemimpin yang visioner (visionary), menginspirasi (inspiring), mendorong atau memotivasi (encouraging), serta unggul (excellent).
"Kandidat harus memiliki visi ke depan, karyanya menjadi rujukan bagi orang lain, memiliki kemampuan manajemen mumpuni untuk menghadirkan tata kelola yang baik, serta unggul dalam akademik juga inovasi. Para kandidat terbaik yang telah tersaring dan kami beri penilaian," terang Bunyamin.
Pemenang Academic Leader 2019 yakni untuk kategori dosen bidang kependidikan Prof Dr Didi Suryadi MEd (UPI), bidang sosial humaniora yakni Prof Mahfud Sholihin (UGM), bidang seni budaya yakn Juju Masunah MHum PhD (UPI), bidang sains Prof Dr Eng Khairurrijal M.Si, bidang teknologi Prof Dr Slamet Budijanto (IPB), bidang kemaritiman Prof Dr Ketut Buda Artana, ST MSc (ITS), bidang pertanian Prof Dr Ir Siti Subandiyah (UGM) dan bidang kesehatan Prof Daryono Hadi (ITB).
Untuk kategori dosen dengan tugas tambahan rektor PTNBH yakni Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng (UGM). Selanjutnya, dosen dengan tugas Tambahan Rektor PTN BLU yakni Prof Ellen Joan Kumaat (Unsrat)
Selanjutnya, dosen dengan tugas tambahan Rektor PTS yakni Prof Agustinus Purna Irawan. Kategori pemimpin Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) yakni Dr Ir Suprapto (LL-Dikti Wilayah VII Jawa Timur). (*)
"Kemampuan memimpin menjadi modal utama bagi rektor untuk menjalankan perguruan tinggi. Terlebih, saat ini Indonesia tengah mengejar pembangunan sumber daya manusia yang unggul," ucap Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti di Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan SDM unggul tidak akan ada tanpa perguruan tinggi yang berkualitas. Perguruan tinggi berkualitas ada karena dosen-dosen yang andal.
"Untuk membentuk iklim akademik yang kondusif, tentu dibutuhkan kepemimpinan yang baik pula," kata Ghufron.
Penghargaan Academic Leader 2019 diberikan untuk para akademisi, khususnya dosen yang telah berkontribusi dalam kemajuan dunia pendidikan tinggi Tanah Air. Adapun anugerah ini terbagi dalam dua kategori besar, yaitu kategori dosen berdasarkan bidang keilmuan yang diampu, dan kategori dosen dengan tugas tambahan sebagai pimpinan perguruan tinggi.
Dirjen Ghufron menambahkan, penghargaan itu juga mendorong agar dosen fokus kepada bidang keilmuannya sehingga menjadi panutan bagi rekan sejawatnya.
Menurut dia, selama ini tak sedikit dosen justru lebih mengejar karier untuk jabatan struktural. Padahal, tugas pokoknya adalah pada pengembangan keilmuan, meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
"Kesadaran untuk karier akademik dan pemimpin di bidang keilmuannya kami bangun melalui apresiasi malam ini. Bagi para rektor kami lihat mereka yang mampu membawa perubahan dan lompatan bagi kemajuan institusinya," terang Ghufron.
Direktur Karier dan Kompetensi SDM Iptek dan Dikti, Bunyamin Maftuh megatakan, penilaian Academic Leader Award 2019 mempertimbangkan empat kemampuan seorang pemimpin, meliputi pemimpin yang visioner (visionary), menginspirasi (inspiring), mendorong atau memotivasi (encouraging), serta unggul (excellent).
"Kandidat harus memiliki visi ke depan, karyanya menjadi rujukan bagi orang lain, memiliki kemampuan manajemen mumpuni untuk menghadirkan tata kelola yang baik, serta unggul dalam akademik juga inovasi. Para kandidat terbaik yang telah tersaring dan kami beri penilaian," terang Bunyamin.
Pemenang Academic Leader 2019 yakni untuk kategori dosen bidang kependidikan Prof Dr Didi Suryadi MEd (UPI), bidang sosial humaniora yakni Prof Mahfud Sholihin (UGM), bidang seni budaya yakn Juju Masunah MHum PhD (UPI), bidang sains Prof Dr Eng Khairurrijal M.Si, bidang teknologi Prof Dr Slamet Budijanto (IPB), bidang kemaritiman Prof Dr Ketut Buda Artana, ST MSc (ITS), bidang pertanian Prof Dr Ir Siti Subandiyah (UGM) dan bidang kesehatan Prof Daryono Hadi (ITB).
Untuk kategori dosen dengan tugas tambahan rektor PTNBH yakni Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng (UGM). Selanjutnya, dosen dengan tugas Tambahan Rektor PTN BLU yakni Prof Ellen Joan Kumaat (Unsrat)
Selanjutnya, dosen dengan tugas tambahan Rektor PTS yakni Prof Agustinus Purna Irawan. Kategori pemimpin Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) yakni Dr Ir Suprapto (LL-Dikti Wilayah VII Jawa Timur). (*)
Pewarta : Indriani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNP wisuda 1.679 lulusan, Rektor ingatkan mahasiswa beradaptasi dengan perubahan
05 April 2026 18:16 WIB
Rektor UNAND Hadiri Taklimat Presiden Prabowo di Istana Negara, Siap Akselerasi Riset
17 January 2026 10:24 WIB
Berdialog dengan korban bencana, Rektor UNAND beri keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak
22 December 2025 7:16 WIB
UNAND Berangkatkan Tim Tanggap Bencana ke Malalak, Rektor Tekankan Niat, Empati, dan Inovasi Lapangan
04 December 2025 12:32 WIB
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
Guru besar UIN Raden Fattah: STAI Ar Risalah miliki strategi jitu hadapi globalisasi
17 April 2026 14:15 WIB
Polda Sumatera Barat - Universitas Bung Hatta jalin kerja sama bidang pendidikan
07 March 2026 13:57 WIB
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
Unbrah gelar Promosi Bersanding dengan kampus ternama nasional dalam Edufair Bengkulu 2026
08 January 2026 6:23 WIB
Dosen Fikes Unbrah gelar Gencat Seni guna cegah stunting sejak remaja di SMAN 13 Padang
14 November 2025 11:43 WIB