Tahun ini, Bulog bangun enam unit penyimpanan jagung, dilengkapi mesin pengering
Kamis, 4 Juli 2019 5:55 WIB
Petani menjemur jagung pipilan di tempat penjemuran di Kewadungan, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/12). (ANTARA FOTO/Rudi Mulya)
Jakarta, (ANTARA) - Perum Bulog berencana membangun 6 unit corn drying center (CDC) untuk pengolahan dan penyimpanan pascapanen jagung yang akan dilaksanakan tahun ini guna memaksimalkan pengadaan jagung dalam negeri.
Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo, menyebutkan pusat pengeringan jagung atau CDC ini akan dilengkapi dengan mesin pengering (dryer) berkapasitas 90 ton per hari dan silo untuk penyimpanan jagung sebesar 9.000 ton.
"Total CDC yang dibangun ditempatkan di enam lokasi, yakni di 2 unit di Jawa Tengah serta 1 unit masing-masing di Gorontalo, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Lampung," kata Imam di Jakarta, Rabu.
Imam menjelaskan bahwa Bulog menganggarkan biaya Rp400 miliar untuk membangun enam unit CDC tersebut. Dana ini berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) yang didapat Bulog pada 2016 lalu sebesar Rp2 triliun.
Jika pembangunan sudah terealisasi, Bulog akan memiliki tempat penyimpanan jagung sendiri, karena sebelumnya BUMN pangan tersebut belum memiliki silo.
Selain membangun tempat penyimpanan jagung, Bulog berupaya memaksimalkan penggunaan PMN sebesar 16 persen hingga akhir tahun ini, atau sebesar Rp320 miliar dengan membangun fasilitas penunjang pangan lainnya.
Sejauh ini, Bulog sudah membangun dua gudang penyimpanan kedelai dengan biaya sebesar Rp20 miliar dan berencana membangun satu gudang lainnya di Grobogan, Jawa Tengah, dengan biaya investasi sebesar Rp7 miliar.
Pengembangan bisnis Bulog juga merambah pada layanan online-offline dengan pembangunan gudang modern. Rencananya gudang modern ini akan dibangun di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.
"Model gudangnya untuk melayani 'offline' dan 'online', semacam gudang komersial yang menyimpan stok tapi dalam bentuk grosiran," tambah Imam. (*)
Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo, menyebutkan pusat pengeringan jagung atau CDC ini akan dilengkapi dengan mesin pengering (dryer) berkapasitas 90 ton per hari dan silo untuk penyimpanan jagung sebesar 9.000 ton.
"Total CDC yang dibangun ditempatkan di enam lokasi, yakni di 2 unit di Jawa Tengah serta 1 unit masing-masing di Gorontalo, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Lampung," kata Imam di Jakarta, Rabu.
Imam menjelaskan bahwa Bulog menganggarkan biaya Rp400 miliar untuk membangun enam unit CDC tersebut. Dana ini berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) yang didapat Bulog pada 2016 lalu sebesar Rp2 triliun.
Jika pembangunan sudah terealisasi, Bulog akan memiliki tempat penyimpanan jagung sendiri, karena sebelumnya BUMN pangan tersebut belum memiliki silo.
Selain membangun tempat penyimpanan jagung, Bulog berupaya memaksimalkan penggunaan PMN sebesar 16 persen hingga akhir tahun ini, atau sebesar Rp320 miliar dengan membangun fasilitas penunjang pangan lainnya.
Sejauh ini, Bulog sudah membangun dua gudang penyimpanan kedelai dengan biaya sebesar Rp20 miliar dan berencana membangun satu gudang lainnya di Grobogan, Jawa Tengah, dengan biaya investasi sebesar Rp7 miliar.
Pengembangan bisnis Bulog juga merambah pada layanan online-offline dengan pembangunan gudang modern. Rencananya gudang modern ini akan dibangun di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.
"Model gudangnya untuk melayani 'offline' dan 'online', semacam gudang komersial yang menyimpan stok tapi dalam bentuk grosiran," tambah Imam. (*)
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pasaman Barat targetkan menanam jagung seluas 10 hektare pada kuartal IV
09 October 2025 15:10 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB