Trump bakal menjadi nama lokasi di Golan
Senin, 13 Mei 2019 14:59 WIB
Warga Suriah menggelar protes terhadap pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai Dataran Tinggi Golan. (SANA)
Jerusalem (ANTARA) - Israel telah menemukan satu lokasi di dekat permukiman baru yang akan diberi nama seperti nama Presiden AS Donald Trump di Dataran Tinggi Golan, yang diduduki Israel.
"Pemerinsah sudan menemukan lokasi bagi permukiman baru di Dataran Tinggi Golan," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan minguan Kabinet pada Ahad (12/5).
"Nama untuk masyarakat tersebut akan diajukan ke Kabinet untuk disetujui ketika dibangun," kata Netanyahu, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang.
Menurut data statistik Israel, permukiman itu akan dibangun di bagian utara Dataran Tinggi Golan dan untuk pertama sebanyak 120 keluarga akan tinggal di sana.
Pada 21 Maret, Trump menandatangani pernyataan presiden yang secara resmi mengakui Dataran Tinggi Golan, milik Suriah yang diduduki Israel, sebagai "wilayah Israel".
Dewan Hak Asasi Manusia PBB mensahkan resolusi yang menentang berlanjutnya pendudukan Israel atas Dataran Tinggi Golan.
Sumber: Anadolu Agency
"Pemerinsah sudan menemukan lokasi bagi permukiman baru di Dataran Tinggi Golan," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan minguan Kabinet pada Ahad (12/5).
"Nama untuk masyarakat tersebut akan diajukan ke Kabinet untuk disetujui ketika dibangun," kata Netanyahu, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang.
Menurut data statistik Israel, permukiman itu akan dibangun di bagian utara Dataran Tinggi Golan dan untuk pertama sebanyak 120 keluarga akan tinggal di sana.
Pada 21 Maret, Trump menandatangani pernyataan presiden yang secara resmi mengakui Dataran Tinggi Golan, milik Suriah yang diduduki Israel, sebagai "wilayah Israel".
Dewan Hak Asasi Manusia PBB mensahkan resolusi yang menentang berlanjutnya pendudukan Israel atas Dataran Tinggi Golan.
Sumber: Anadolu Agency
Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komunitas Yahudi Swedia sebut kesalahan besar izinkan membakar Al Quran
26 January 2023 21:35 WIB, 2023
Munculkan ketegangan baru, Turki kecam Israel dukung kaum Yahudi beribadah di Al Aqsa
08 October 2021 13:07 WIB, 2021
Pemukim Yahudi serang petani Palestina, pasang kawat berduri di lahan dekat Ramallah
22 August 2019 6:10 WIB, 2019