Menteri Rini terpesona keindahan Goa Lawa Purbalingga
Sabtu, 11 Mei 2019 18:02 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno berfoto bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan direksi dari sejumlah BUMN saat hendak memasuki objek wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga) di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (11/5/2019) siang. (Foto: Sumarwoto)
Purbalingga (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku terpesona dengan keindahan objek wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga) yang berlokasi di Desa Siwarak, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
"Senang sekali, ternyata sangat menarik dan secara sejarah itu punya makna yang sangat dalam. Menurut saya, ini potensinya sangat tinggi untuk wisata," kata Rini kepada wartawan di Golaga, Purbalingga, Sabtu siang.
Ia mengaku baru pertama kali ke Golaga dan mendapat informasi jika ternyata Walisongo dahulu sering berkumpul di tempat itu.
Menurut dia, hal itu merupakan sejarah Islam di Indonesia yang harus benar-benar dimengerti dan dalami.
"Tempat-tempat ini harus terus kita dorong untuk dikenal oleh masyarakat seluruh Indonesia. Ini saya pertama kali ke sini. Insya Allah habis puasa, saya akan ke sini lagi," katanya.
Lebih lanjut, Menteri mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Perusahaan Umum Daerah Owabong selaku pengelola Golaga, diketahui bahwa objek wisata tersebut membutuhkan pengembangan.
"Mungkin nanti kita bekerja sama dengan BUMD-nya (Badan Usaha Milik Daerah). BUMN-BUMN mungkin bersama-sama untuk mendorong wisatawan nusantara maupun wisatawan internasional mau datang ke sini," katanya.
Dalam kunjungannya bersama direksi dari sejumlah BUMN tersebut, Rini tampak menikmati keindahan dan kesejukan udara Golaga.
Bahkan, dia juga menyempatkan untuk membasuh muka dengan air dari Pancuran Slamet yang ada di dalam Golaga setelah mendengar cerita dari Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bahwa air tersebut dapat menyehatkan.
"Ibu Menteri biar selalu selamat dan sehat, bisa membasuh muka di pancuran Slamet," kata Bupati.
Dalam kesempatan terpisah, Manajer Humas Perumda Owabong Bambang Adi mengatakan pihaknya telah menambah berbagai wahana di kompleks Golaga, salah satunya taman bunga.
"Kemudian di dalam Golaga, 'coffee shop' kita tata ulang, susur guanya juga ditata ulang," katanya.
Menurut dia, pihaknya menargetkan jumlah wisatawan mengunjungi Golaga pada tahun 2019 mencapai 500.000 orang dan khusus untuk Lebaran 2019 sebanyak 100.000 orang.
"Senang sekali, ternyata sangat menarik dan secara sejarah itu punya makna yang sangat dalam. Menurut saya, ini potensinya sangat tinggi untuk wisata," kata Rini kepada wartawan di Golaga, Purbalingga, Sabtu siang.
Ia mengaku baru pertama kali ke Golaga dan mendapat informasi jika ternyata Walisongo dahulu sering berkumpul di tempat itu.
Menurut dia, hal itu merupakan sejarah Islam di Indonesia yang harus benar-benar dimengerti dan dalami.
"Tempat-tempat ini harus terus kita dorong untuk dikenal oleh masyarakat seluruh Indonesia. Ini saya pertama kali ke sini. Insya Allah habis puasa, saya akan ke sini lagi," katanya.
Lebih lanjut, Menteri mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Perusahaan Umum Daerah Owabong selaku pengelola Golaga, diketahui bahwa objek wisata tersebut membutuhkan pengembangan.
"Mungkin nanti kita bekerja sama dengan BUMD-nya (Badan Usaha Milik Daerah). BUMN-BUMN mungkin bersama-sama untuk mendorong wisatawan nusantara maupun wisatawan internasional mau datang ke sini," katanya.
Dalam kunjungannya bersama direksi dari sejumlah BUMN tersebut, Rini tampak menikmati keindahan dan kesejukan udara Golaga.
Bahkan, dia juga menyempatkan untuk membasuh muka dengan air dari Pancuran Slamet yang ada di dalam Golaga setelah mendengar cerita dari Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bahwa air tersebut dapat menyehatkan.
"Ibu Menteri biar selalu selamat dan sehat, bisa membasuh muka di pancuran Slamet," kata Bupati.
Dalam kesempatan terpisah, Manajer Humas Perumda Owabong Bambang Adi mengatakan pihaknya telah menambah berbagai wahana di kompleks Golaga, salah satunya taman bunga.
"Kemudian di dalam Golaga, 'coffee shop' kita tata ulang, susur guanya juga ditata ulang," katanya.
Menurut dia, pihaknya menargetkan jumlah wisatawan mengunjungi Golaga pada tahun 2019 mencapai 500.000 orang dan khusus untuk Lebaran 2019 sebanyak 100.000 orang.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
20 December 2025 9:07 WIB
Untuk relokasi, Mensesneg instruksikan Pemprov Sumbar manfaatkan tanah negara
16 December 2025 12:24 WIB
Mensesneg instruksikan Pemprov Sumbar manfaatkan tanah negara untuk relokasi
15 December 2025 22:40 WIB
Bantu korban bencana di Sumatra, SIG kirimkan tim reaksi cepat dan salurkan bantuan hingga dirikan posko
02 December 2025 10:34 WIB
Mendarat di Padang, Dony Oskaria langsung rapat dengan Dirut BUMN, bahas bantuan banjir
01 December 2025 12:26 WIB
InJourney Airports dirikan posko BUMN dan salurkan bantuan tanggap darurat di Sumbar
30 November 2025 11:47 WIB
Dony Oskaria ajak peserta Minang Geopark Run 2025 nikmati alam Minangkabau
25 November 2025 15:58 WIB