20 korban longsor di Sukabumi belum ditemukan
Kamis, 3 Januari 2019 8:43 WIB
Warga bergotong royong mengambil sisa barang pascatanah longsor di Desa Cibatu, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (05/11/2018). Hujan deras yang melanda daerah tersebut mengakibatkan salah satu bagian rumah warga serta tebing setinggi lima meter longsor. ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/kye.
Sukabumi, (Antaranews Sumbar) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan 20 warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, belum ditemukan hingga Kamis.
BPBD Sukabumi merilis nama 20 orang yang menurut laporan keluarga dan kerabatnya belum ditemukan.
"Nama korban yang belum ditemukan tersebut merupakan hasil laporan dari warga yang merasa kehilangan anggotanya keluarganya setelah bencana tanah longsor yang melanda Desa Sirnaresmi," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman kepada wartawan, Kamis.
Warga yang dilaporkan hilang dalam bencana tanah longsor 31 Desember 2018 meliputi Sukiat, Enah, Madtuha, Aryanah, Elni, Sugandi, Adsih, Emah, Mirha, Armi, Suyeti, Asep, Serli, Ecih, Lina, Ruhesih, Mulyani, Adsa, Miah dan Andra.
Sementara 13 korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan sudah diidentifikasi meliputi Hendra (38), Sasa (4), Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38), Ahudi (60), Suryani (35), Jumhadi (47), Yarni (26), Sukiman (75), Umih (70) dan Enda (43).
Pada hari ketiga upaya pencarian, tim SAR gabungan beranjak ke lokasi tempat korban tertimbun longsoran tanah dan menyiapkan alat berat untuk menyingkirkan puing rumah, lumpur dan material longsoran.
Selama upaya pencarian tim evakuasi mesti waspada karena hujan sewaktu-waktu bisa turun dan memicu tanah longsor. Pada Kamis dini wartawan yang meliput upaya pencarian korban mendengar suara gemuruh dari lokasi longsor. (*)
Baca juga: 13 jenazah korban longsor di Sukabumi telah teridentifikasi
Baca juga: Masyarakat harus bisa melakukan evakuasi mandiri
Baca juga: BNPB: lokasi longsor Sukabumi seharusnya untuk konservasi
Baca juga: LIPI: tata ruang perlu diperhatikan kurangi risiko bencana
BPBD Sukabumi merilis nama 20 orang yang menurut laporan keluarga dan kerabatnya belum ditemukan.
"Nama korban yang belum ditemukan tersebut merupakan hasil laporan dari warga yang merasa kehilangan anggotanya keluarganya setelah bencana tanah longsor yang melanda Desa Sirnaresmi," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman kepada wartawan, Kamis.
Warga yang dilaporkan hilang dalam bencana tanah longsor 31 Desember 2018 meliputi Sukiat, Enah, Madtuha, Aryanah, Elni, Sugandi, Adsih, Emah, Mirha, Armi, Suyeti, Asep, Serli, Ecih, Lina, Ruhesih, Mulyani, Adsa, Miah dan Andra.
Sementara 13 korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan sudah diidentifikasi meliputi Hendra (38), Sasa (4), Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38), Ahudi (60), Suryani (35), Jumhadi (47), Yarni (26), Sukiman (75), Umih (70) dan Enda (43).
Pada hari ketiga upaya pencarian, tim SAR gabungan beranjak ke lokasi tempat korban tertimbun longsoran tanah dan menyiapkan alat berat untuk menyingkirkan puing rumah, lumpur dan material longsoran.
Selama upaya pencarian tim evakuasi mesti waspada karena hujan sewaktu-waktu bisa turun dan memicu tanah longsor. Pada Kamis dini wartawan yang meliput upaya pencarian korban mendengar suara gemuruh dari lokasi longsor. (*)
Baca juga: 13 jenazah korban longsor di Sukabumi telah teridentifikasi
Baca juga: Masyarakat harus bisa melakukan evakuasi mandiri
Baca juga: BNPB: lokasi longsor Sukabumi seharusnya untuk konservasi
Baca juga: LIPI: tata ruang perlu diperhatikan kurangi risiko bencana
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Apresiasi Kementerian ATR/BPN, Menko AHY:Tanpa kepastian tanah tak akan ada pembangunan
20 June 2025 9:05 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB