Riyadh, (Antaranews Sumbar) - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir pada Kamis (15/11) berkeras bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman "sama sekali" memiliki kaitan dengan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.
Al-Jubeir mengeluarkan pernyataan tersebut dalam satu taklimat di Riyadh, beberapa jam setelah Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi mengajukan tuntutan hukuman mati terhadap lima tersangka utama dalam pembunuhan Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober.
Kerajaan Arab Saudi berkomitmen untuk menuntuk pertanggung-jawaban mereka yang terlibat dalam pembunuhan itu, dan penyelidikan mengenai pembunuhan tersebut akan berlanjut sampai semua tanda-tanya terjawab, kata Al-Jubeir.
Ia menyoroti bahwa para terdakwa dan korban dalam kasus Khashoggi adalah warga negara Arab Saudi dan peristiwa itu terjadi di tanah Arab Saudi.
Diplomat senior Arab Saudi tersebut mengatakan ada upaya untuk mempolitisir kasus Khashoggi, yang patut disesalkan.
"Media Qatar telah melancarkan aksi terorganisir terhadap Arab Saudi dan mengeksploitasi kasus Khashoggi," kata Al-Jubeir, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Riyadh telah memutus hubungan dengan Doha sejak Juni 2017, dengana alasan Qatar mendukung terorisme dan ekstremisme serta memiliki hubungan erat dengan Iran, pesaing utama Arab Saudi di wilayah itu.
Pada Kamis pagi, Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi mengungkapkan perincian mengenai pembunuhan Khashoggi, dan mengatakan Khashoggi dibunuh dengan suntikan narkotika dan mayatnya dimutilasi, setelah pencekikan oleh sekelompok agen Arab Saudi di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul.
Khashoggi, wartawan untuk The Washington Post dan pengeritik lantang Pemerintah Arab Saudi, hilang pada 2 Oktober, setelah ia memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk memperoleh dokumen buat perkawinannya. Peristiwa itu memicu penyelidikan oleh Pemerintah Turkiu dan tekanan internasional atas Riyadh agar mengungkapkan keberadaan Khashoggi.
Setelah awalnya membantah, Pemerintah Arab Saudi pada penghujung Oktober mengakui Khashoggi dibunuh di dalam Konsulat dan 18 orang yang memiliki hubungan dengan kasus tersebut ditangkap.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan sanksi internasional atas Arab Saudi sehubungan dengan kasus Khashoggi, Al-Jubeir mengatakan ada perbedaan antara penjatuhan hukuman atas mereka yang dituduh dan menganggap Pemerintah Arab Saudi bertanggung-jawab.
Pada saat yang sama, Departemen Keuangan AS pada Kamis mengumumkan sanksi atas 17 pejabat Arab Saudi sehubungan dengan pembunuhan Khashoggi. (*)
Menlu Arab Saudi bantah putra mahkota terlibat pembunuhan Khashoggi
Jumat, 16 November 2018 9:18 WIB
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir. (cc)
Pewarta : Antara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Yayasan Al-Azhar BSD salurkan bantuan bagi korban bencana di Padang Panjang
24 January 2026 11:26 WIB
Wali Kota Solok Resmikan Gedung Al Azhar International Islamic School Solok
07 January 2026 15:51 WIB
PT BSS Pasaman Barat serahkan bantuan biaya pemeliharaan ikan larangan-Masjid Al Huda Simpang Tiga Alin
24 December 2025 15:02 WIB