Amien Rais pertanyakan pemanggilan Polda Metro Jaya
Rabu, 10 Oktober 2018 11:37 WIB
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais (tengah). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/18)
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mempertanyakan pemanggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait sebagai saksi kasus ujaran kebohongan yang menyeret tersangka Ratna Sarumpaet.
"Ada beberapa hal penting perlu saya sampaikan untuk anda semua termasuk masyarakat Indonesia," kata Amien sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu.
Amien menjelaskan hal pertama dirinya menyaksikan acara salah satu stasiun televisi nasional pada Selasa (9/10) malam yang menayangkan pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto.
Diungkapkan Amien, Irjen Polisi Setyo Wasisto menyebutkan pemanggilan dirinya atas keterangan Ratna Sarumpaet.
"Ini surat panggilan untuk saya tertanggal 2 Oktober padahal Ratna Sarumpaet baru ditangkap tanggal 4 Oktober, ini sangat janggal bagi saya," ujar Amien.Pada 2 Oktober itu, Amien menuturkan Ratna Sarumpaet belum memberikan keterangan apa pun kepada polisi namun surat panggilan untuk Amien sudah jadi.
"Apakah ini tindak kriminalisasi kepada saya?" tanya Amien. Kejanggalan kedua dituturkan Amien, nama yang tertulis pada surat panggilan pertama yakni Amin Rais padahal nama lengkapnya Muhammad Amien Rais.
"Saya ingin tanya kenapa nama Muhamamd tidak ditulis," ujar Amien.
Hal ketiga, mantan ketua MPR RI itu meminta Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian karena tidak bersih dan jujur.
Amien meyakini banyak pemimpin Polri yang menjunjung tinggi keadilan untuk menggantikan Tito Karnavian.
"Kita cinta polisi, polisi tulang punggung keamanan nasional, kalau ada oknum harus diganti," tegas tokoh reformasi itu.
Terakhir, Amien berharap penyidik Polda Metro Jaya menjalani pemeriksaan dengan sebenar-benarnya dan profesional. (*)
Baca juga: Amien Rais datangi Polda Metro Jaya
Baca juga: 3.284 polisi amankan Aksi Kawal Amien Rais
Baca juga: Amien Rais akan diperiksa hari ini, didampingi sejumlah pengacara dan ratusan massa
"Ada beberapa hal penting perlu saya sampaikan untuk anda semua termasuk masyarakat Indonesia," kata Amien sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu.
Amien menjelaskan hal pertama dirinya menyaksikan acara salah satu stasiun televisi nasional pada Selasa (9/10) malam yang menayangkan pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto.
Diungkapkan Amien, Irjen Polisi Setyo Wasisto menyebutkan pemanggilan dirinya atas keterangan Ratna Sarumpaet.
"Ini surat panggilan untuk saya tertanggal 2 Oktober padahal Ratna Sarumpaet baru ditangkap tanggal 4 Oktober, ini sangat janggal bagi saya," ujar Amien.Pada 2 Oktober itu, Amien menuturkan Ratna Sarumpaet belum memberikan keterangan apa pun kepada polisi namun surat panggilan untuk Amien sudah jadi.
"Apakah ini tindak kriminalisasi kepada saya?" tanya Amien. Kejanggalan kedua dituturkan Amien, nama yang tertulis pada surat panggilan pertama yakni Amin Rais padahal nama lengkapnya Muhammad Amien Rais.
"Saya ingin tanya kenapa nama Muhamamd tidak ditulis," ujar Amien.
Hal ketiga, mantan ketua MPR RI itu meminta Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian karena tidak bersih dan jujur.
Amien meyakini banyak pemimpin Polri yang menjunjung tinggi keadilan untuk menggantikan Tito Karnavian.
"Kita cinta polisi, polisi tulang punggung keamanan nasional, kalau ada oknum harus diganti," tegas tokoh reformasi itu.
Terakhir, Amien berharap penyidik Polda Metro Jaya menjalani pemeriksaan dengan sebenar-benarnya dan profesional. (*)
Baca juga: Amien Rais datangi Polda Metro Jaya
Baca juga: 3.284 polisi amankan Aksi Kawal Amien Rais
Baca juga: Amien Rais akan diperiksa hari ini, didampingi sejumlah pengacara dan ratusan massa
Pewarta : Taufik Ridwan dan Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhan Prabowo sowan ke kediaman Rais Aam NU KHMiftachul Akhyar di Surabaya
07 November 2022 8:45 WIB, 2022
Kiai Miftachul Akhyar kembali terpilih jadi Rais Aam PBNU periode 2021-2026
24 December 2021 5:50 WIB, 2021
Rais Aam PBNU digugat ke pengadilan terkait keputusan majukan jadwal muktamar
07 December 2021 10:02 WIB, 2021
Guspardi sebut PAN tak terganggu kehadiran Partai Ummat yang dideklarasikan Amien Rais
30 April 2021 14:08 WIB, 2021
TP3 enam laskar FPI yang dipimpin Amien Rais temui Presiden, ini yang disampaikan
09 March 2021 11:58 WIB, 2021