Banjir di Padang pada Rabu landa dua kecamatan
Kamis, 27 September 2018 17:32 WIB
Sejumlah warga melintasi banjir yang melanda daerah Jondul Rawang Barat, Padang, Sumatera Barat, Rabu (26/9). Hujan yang mengguyur Kota Padang dalam kurun waktu tiga jam dan buruknya aliran drainase mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/ama/18
Padang, (Antaranews Sumbar) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat, mengatakan banjir pada Rabu (26/9) sore akibat hujan yang mengguyur daerah setempat melanda dua kecamatan.
"Dari data yang dihimpun banjir sore kemaren terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lubuk Begalung, dan Padang Selatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi saat dihubungi, Kamis.
Genangan air tertinggi terjadi di Perumahan Jondul Rawang, Padang Selatan, dengan ketinggian mencapai 150 centimeter.
Air menggenangi dua ratus rumah warga dan 375 Kepala Keluarga.
Genangan air juga terjadi di Jalan Pantai Air Manis, Padang Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.
Sementara di Kecamatan Lubuk Begalung genangan terjadi di Jalan Aru dengan ketinggian mencapai 50 centimeter, serta Batu Kasek Kampung Jua dengan ketinggian mencapai 60 centimeter.
Genangan di Batu Kasek Kampung berdampak pada 30 rumah warga, dan 60 KK.
Hujan yang mengguyur Padang sejak pukul 14.00 WIB, hingga pukul 19.00 WIB itu juga menyebabkan longsor.
Bencana longsor terjadi di dua titik Kecamatan Padang Selatan, satu di antaranya mengenai dinding serta dapur rumah milik Jefriadi (35).
Air bah juga mengenai satu unit rumah warga di Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan, berdampak pada empat KK.
"Pohon tumbang dilaporkan terjadi Padang Selatan tiga batang, dan Koto Tangah satu batang pohon," katanya.
Terakhir peristiwa anak hanyut bernama Reksa (10) di Kelurahan Bukit Gado-gado RT 02, RW 01, ia diduga hanyut ketika sedang mandi-mandi.
Saat ditanyai jumlah kerugian yang dialami pada bencana pada Rabu (26/9), ia belum bisa memperkirakan.
"Kami masih menunggu laporan dari kelurahan," katanya. (*)
"Dari data yang dihimpun banjir sore kemaren terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lubuk Begalung, dan Padang Selatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi saat dihubungi, Kamis.
Genangan air tertinggi terjadi di Perumahan Jondul Rawang, Padang Selatan, dengan ketinggian mencapai 150 centimeter.
Air menggenangi dua ratus rumah warga dan 375 Kepala Keluarga.
Genangan air juga terjadi di Jalan Pantai Air Manis, Padang Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.
Sementara di Kecamatan Lubuk Begalung genangan terjadi di Jalan Aru dengan ketinggian mencapai 50 centimeter, serta Batu Kasek Kampung Jua dengan ketinggian mencapai 60 centimeter.
Genangan di Batu Kasek Kampung berdampak pada 30 rumah warga, dan 60 KK.
Hujan yang mengguyur Padang sejak pukul 14.00 WIB, hingga pukul 19.00 WIB itu juga menyebabkan longsor.
Bencana longsor terjadi di dua titik Kecamatan Padang Selatan, satu di antaranya mengenai dinding serta dapur rumah milik Jefriadi (35).
Air bah juga mengenai satu unit rumah warga di Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan, berdampak pada empat KK.
"Pohon tumbang dilaporkan terjadi Padang Selatan tiga batang, dan Koto Tangah satu batang pohon," katanya.
Terakhir peristiwa anak hanyut bernama Reksa (10) di Kelurahan Bukit Gado-gado RT 02, RW 01, ia diduga hanyut ketika sedang mandi-mandi.
Saat ditanyai jumlah kerugian yang dialami pada bencana pada Rabu (26/9), ia belum bisa memperkirakan.
"Kami masih menunggu laporan dari kelurahan," katanya. (*)
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni sampaikan keprihatinan atas banjir yang landa Sumbar
26 November 2025 14:22 WIB
Hujan dan angin kencang landa Padang Panjang, Wako imbau masyarakat waspada dan siaga
24 November 2025 12:42 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB