Legislator Pariaman: perlu website dua bahasa kenalkan pariwisata
Kamis, 20 September 2018 17:27 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)
Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat, Fitri Nora menyarankan agar pemerintah setempat menyediakan website atau situs dua bahasa untuk mengenalkan berbagai potensi pariwisata daerah.
"Website Bahasa Inggris ini berguna untuk menyediakan berbagai informasi tentang Kota Pariaman kepada masyarakat terutama calon wisatawan dari negara lain," katanya di Pariaman, Kamis.
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, dengan tersedianya website berbahasa Inggris, para wisatawan mancanegara akan lebih mudah mengetahui apa saja tentang pariwisata daerah itu.
"Ini merupakan keluhan langsung dari turis luar negeri, hal itu disampaikan langsung oleh salah seorang warga negara Amerika Serikat saat berkunjung ke Pariaman beberapa waktu lalu," kata dia.
Turis asal negeri Paman Sam tersebut ujarnya, mengaku takjub dengan potensi wisata Kota Pariaman namun kesulitan mencari tahu lebih dalam karena tidak tersedianya informasi dalam Bahasa Inggris.
"Turis tersebut kami ajak ke Pulau Angso Duo, namun ia mengaku baru mengetahui Kota Pariaman setelah berada di sini," katanya.
Padahal, ujar dia, jika pemerintah daerah menyediakan website atau halaman dalam Bahasa Inggris, diyakini akan lebih banyak kunjungan turis mancanegara ke daerah itu.
Oleh karena itu lanjut dia, jika hanya mengandalkan website dalam Bahasa Indonesia, belum bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat.
Pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan berkoordinasi bersama dinas terkait untuk membahas persoalan tersebut demi memajukan potensi pariwisata Kota Pariaman.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Elfis Candra mengakui pemerintah daerah memang belum memiliki website berbahasa Inggris terutama tentang pariwisata.
"Ini merupakan masukan yang positif dari DPRD Pariaman, kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika setempat," kata dia.
Namun ujarnya, pemerintah daerah telah memiliki website resmi tentang berbagai aneka potensi daerah termasuk sejumlah informasi objek wisata dalam Bahasa Indonesia. (*)
"Website Bahasa Inggris ini berguna untuk menyediakan berbagai informasi tentang Kota Pariaman kepada masyarakat terutama calon wisatawan dari negara lain," katanya di Pariaman, Kamis.
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, dengan tersedianya website berbahasa Inggris, para wisatawan mancanegara akan lebih mudah mengetahui apa saja tentang pariwisata daerah itu.
"Ini merupakan keluhan langsung dari turis luar negeri, hal itu disampaikan langsung oleh salah seorang warga negara Amerika Serikat saat berkunjung ke Pariaman beberapa waktu lalu," kata dia.
Turis asal negeri Paman Sam tersebut ujarnya, mengaku takjub dengan potensi wisata Kota Pariaman namun kesulitan mencari tahu lebih dalam karena tidak tersedianya informasi dalam Bahasa Inggris.
"Turis tersebut kami ajak ke Pulau Angso Duo, namun ia mengaku baru mengetahui Kota Pariaman setelah berada di sini," katanya.
Padahal, ujar dia, jika pemerintah daerah menyediakan website atau halaman dalam Bahasa Inggris, diyakini akan lebih banyak kunjungan turis mancanegara ke daerah itu.
Oleh karena itu lanjut dia, jika hanya mengandalkan website dalam Bahasa Indonesia, belum bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat.
Pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan berkoordinasi bersama dinas terkait untuk membahas persoalan tersebut demi memajukan potensi pariwisata Kota Pariaman.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Elfis Candra mengakui pemerintah daerah memang belum memiliki website berbahasa Inggris terutama tentang pariwisata.
"Ini merupakan masukan yang positif dari DPRD Pariaman, kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika setempat," kata dia.
Namun ujarnya, pemerintah daerah telah memiliki website resmi tentang berbagai aneka potensi daerah termasuk sejumlah informasi objek wisata dalam Bahasa Indonesia. (*)
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah pusat bantu perbaikan tiga rumah di Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi
13 February 2026 18:22 WIB
Pemprov Sumbar Hentikan Sementara Aktivitas Tambang Bermasalah di Padang Pariaman
11 February 2026 11:07 WIB
Komisi III DPR tolak hukuman mati ayah bunuh pelaku pelecehan anaknya di Pariaman
11 February 2026 10:19 WIB
Pemkot Pariaman latih pelaku UMKM produksi kue-minuman kekinian berbasis lokal
10 February 2026 18:40 WIB