Polisi: lima terduga teroris di Sumbar jaringan JAD
Senin, 13 Agustus 2018 17:59 WIB
Tim Densus 88 Sumbar melakukan pengamanan lokasi saat penangkapan terduga teroris di Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (13/8). Densus 88 baru mengamankan satu orang terduga teroris pada tiga lokasi berbeda. ANTARA SUMBAR/Fandi/Maril/18
Padang, (Antaranews Sumbar) - Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Pol Syamsi, mengungkapkan lima terduga teroris yang diamankan di daerah itu diiduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
"Lima orang itu diduga tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)," kata Syamsi, dalam keterangan pers di Padang, Senin.
Kelima orang itu masing-masingnya ditangkap di Payakumbuh satu orang, Bukittinggi satu orang, dan Padang tiga orang.
"Tiga orang yang diamankan di Padang itu, dua di antaranya ditangkap tim di Dermaga Bungus saat baru pulang dari Mentawai," katanya.
Ia membeberkan kelima orang itu diamankan dari upaya yang telah dimulai sejak pukul 05.00 WIB.
Meskipun demikian ia tidak bisa menyebutkan identitas para terduga, ataupun rencana teror di daerah setempat.
Mengingat Polda Sumbar hanya bersifat membantu dan mendukung penangkapan yang dilakukan tim Densus.
"Apa saja barang buktinya, dan apakah mereka warga asli Sumbar atau pendatang belum diketahui, yang jelas mereka ditangkap ketika berdomisili di wilayah Sumbar," jelasnya.
Pascapenangkapan itu pihak kepolisian mengimbau warga tetap tenang, dan mewaspadai orang asing.
"Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Sumbar) akan tetap aktif mengawasi segala bentuk tindakan ekstrim dan teror," katanya.
Dalam pergerakannya tim Densus 88 juga menggeledah beberapa rumah di Padang, salah satunya di Kalumbuk, Kuranji, Padang, sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat ini rumah tersebut sudah dipasangi garis polisi.
Penggerebekan tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi. (*)
Baca juga: Densus 88 amankan lima terduga teroris di Sumbar
Baca juga: Densus 88 gerebek rumah warga di Padang
"Lima orang itu diduga tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)," kata Syamsi, dalam keterangan pers di Padang, Senin.
Kelima orang itu masing-masingnya ditangkap di Payakumbuh satu orang, Bukittinggi satu orang, dan Padang tiga orang.
"Tiga orang yang diamankan di Padang itu, dua di antaranya ditangkap tim di Dermaga Bungus saat baru pulang dari Mentawai," katanya.
Ia membeberkan kelima orang itu diamankan dari upaya yang telah dimulai sejak pukul 05.00 WIB.
Meskipun demikian ia tidak bisa menyebutkan identitas para terduga, ataupun rencana teror di daerah setempat.
Mengingat Polda Sumbar hanya bersifat membantu dan mendukung penangkapan yang dilakukan tim Densus.
"Apa saja barang buktinya, dan apakah mereka warga asli Sumbar atau pendatang belum diketahui, yang jelas mereka ditangkap ketika berdomisili di wilayah Sumbar," jelasnya.
Pascapenangkapan itu pihak kepolisian mengimbau warga tetap tenang, dan mewaspadai orang asing.
"Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Sumbar) akan tetap aktif mengawasi segala bentuk tindakan ekstrim dan teror," katanya.
Dalam pergerakannya tim Densus 88 juga menggeledah beberapa rumah di Padang, salah satunya di Kalumbuk, Kuranji, Padang, sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat ini rumah tersebut sudah dipasangi garis polisi.
Penggerebekan tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi. (*)
Baca juga: Densus 88 amankan lima terduga teroris di Sumbar
Baca juga: Densus 88 gerebek rumah warga di Padang
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga emas Antam melambung ke angka Rp2,88 juta per gram, Jumat (23/01/2026)
23 January 2026 9:58 WIB
Jam Gadang 88 diresmikan Gubernur Sumbar, donasikan ratusan juta untuk Palestina
18 October 2025 14:34 WIB
Persatuan Alumni SLTA Se-Bukittinggi Agam, Jam Gadang 88 galang dana kemanusiaan untuk Palestina
13 October 2025 13:31 WIB
Densus 88 tangkap terduga seorang teroris terafiliasi ISIS di Sulawesi Selatan
25 May 2025 13:01 WIB