Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengingatkan para Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) provinsi Jambi bahwa masjid tidak boleh digunakan untuk mengkampanyekan seseorang melawan orang lain dan memaki-maki lawan politik.
"Yang tidak boleh ialah memakai masjid untuk mengakampanyekan seseorang melawan orang lain, Masjid jangan dipakai memaki-maki lawan politik ataupun bagaimana kita mengajurkan sesuatu yang bertentangan dari jamaah," kata Wapres yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia saat memberikan pengarahan pengurus DMI Jambi di Masjid Al-Falah, Sabtu.
Masjid tidak boleh digunakan untuk mengkampanyekan seseorang melawan orang lain karena masjid didirikan dan dimakmurkan oleh banyak orang. Untuk itu di dalam masjid tidak boleh berpihak, sehingga semua jamaah dapat terayomi. "Di luar masjid silakan," ucapnya.
Menurut Wapres, masjid tidak tabu untuk digunakan menyampaikan pesan politik, namun yang tidak mengundang pro dan kontra. Boleh misalnya, mengajak jamaah untuk mengikuti pemilu, mengajak jamaah untuk jujur maupun memberikan sumbang saran kepada pemerintah.
Wapres dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan agar peran dan fungsi masjid ditingkatkan. Tidak hanya digunakan sebagai tempat beribadah, namun juga sebagai tempat untuk memberdayakan umat.
Umat tidak hanya memakmurkan, namun juga dimakmurkan oleh masjid. Hal ini dapat diraih bila masjid memiliki program-program yang jelas untuk kemajuan umat.
Sementara itu, pengarahan di Masjid Al-Falah, Jambi, menjadi agenda terakhir Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja sehari ke Makassar dan Jambi.
Wakil Presiden usai memberikan pengarahan langsung menuju Bandara Sultan Taha di Jambi untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.
Wapres ingatkan DMI bahwa masjid bukan untuk kampanye
Sabtu, 4 Agustus 2018 19:57 WIB
Wapres Jusuf Kalla. (ANTARA FOTO)
Pewarta : M Arief Iskandar
Editor : Azhari
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres terima aspirasi warga Palebayan Agam tinggal di pengungsian (Video)
04 December 2025 10:52 WIB
Di Indonesia-Afrika CEO Forum, Wapres Gibran umumkan kebijakan bebas visa untuk Afsel
22 November 2025 4:42 WIB