Ini rencana Pemrov Sumbar untuk daerah terisolir di Solok Selatan
Selasa, 31 Juli 2018 15:13 WIB
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit memberikan penjelasan terkait peningkatan jalan Abai-Pulau Punjung Dharmasraya saat melakukan kunjungan ke Nagari Lubuak Ulang Aling yang sampai saat ini masih terisolir, Senin (30/7). (Antara Sumbar/Erik IA)
Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan akan memprioritaskan pembangunan jalan dari Abai Kabupaten Solok Selatan hingga ke Pulau Punjung, Dharmasraya untuk membebaskan daerah-daerah yang dilintasi dari keterisoliran.
"Usulan pembangunan jalan tersebut telah masuk ke Kemenko Maritim dan telah dikomunikasikan oleh Menko ke Menteri PUPR untuk diprioritaskan dengan jumlah anggaran sebesar Rp196 miliar," katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Senin (30/7).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Solok Selatan segera membuatkan peta jalan di Lubuk Ulang Aling Tengah lengkap dengan jumlah penduduk serta kebutuhan tower jaringan untuk diusulkan kembali ke kementerian terkait.
Selain melihat kondisi jalan Nasrul Abit juga melihat kondisi kesehatan masyarakat di daerah terisolir di Solok Selatan.
Sebanyak lima orang dokter spesialis diturunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lubuk Ulang Aling Tengah.
Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman mengatakan sejak lima tahun lalu pemerintah kabupaten sudah membuka jalan ini, dan telah dilakukan pengerasan. Namun karena berpindah status dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi, maka jalan tersebut kurang perawatan.
"Kami sudah mengaspal jalan dari Abai hingga Trans Dusun Tangah dan di Kampung Baru (perbatasan dengan Dharmasraya) sepanjang lima kilometer," katanya.
Selain infrastruktur jalan, katanya, masyarakat Lubuk Ulang Aling Tengah juga membutuhkan tower telekomunikasi, sedangkan untuk listrik tahun ini masyarakat telah menikmati.
Untuk tower telekomunikasi pemda telah mengusulkan ke Kementerian Kominfo sebanyak lima titik, namun hanya tiga titik yang disetujui dan tahun ini akan dilakukan pembangunannya.
Tiga titik lokasi yang akan dibangun tower komunikasi yaitu Muaro Sangir, Talantam, dan Trans Dusun Tangah.
Wali Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah Yunidas berharap infrastruktur jalan di Lubuk Ulang Aling tengah bisa ditingkatkan kualitasnya.
"Kami sangat mengharapkan peningkatan jalan ini agar akses masyarakat lancar," ujarnya. (*)
"Usulan pembangunan jalan tersebut telah masuk ke Kemenko Maritim dan telah dikomunikasikan oleh Menko ke Menteri PUPR untuk diprioritaskan dengan jumlah anggaran sebesar Rp196 miliar," katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Senin (30/7).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Solok Selatan segera membuatkan peta jalan di Lubuk Ulang Aling Tengah lengkap dengan jumlah penduduk serta kebutuhan tower jaringan untuk diusulkan kembali ke kementerian terkait.
Selain melihat kondisi jalan Nasrul Abit juga melihat kondisi kesehatan masyarakat di daerah terisolir di Solok Selatan.
Sebanyak lima orang dokter spesialis diturunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lubuk Ulang Aling Tengah.
Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman mengatakan sejak lima tahun lalu pemerintah kabupaten sudah membuka jalan ini, dan telah dilakukan pengerasan. Namun karena berpindah status dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi, maka jalan tersebut kurang perawatan.
"Kami sudah mengaspal jalan dari Abai hingga Trans Dusun Tangah dan di Kampung Baru (perbatasan dengan Dharmasraya) sepanjang lima kilometer," katanya.
Selain infrastruktur jalan, katanya, masyarakat Lubuk Ulang Aling Tengah juga membutuhkan tower telekomunikasi, sedangkan untuk listrik tahun ini masyarakat telah menikmati.
Untuk tower telekomunikasi pemda telah mengusulkan ke Kementerian Kominfo sebanyak lima titik, namun hanya tiga titik yang disetujui dan tahun ini akan dilakukan pembangunannya.
Tiga titik lokasi yang akan dibangun tower komunikasi yaitu Muaro Sangir, Talantam, dan Trans Dusun Tangah.
Wali Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah Yunidas berharap infrastruktur jalan di Lubuk Ulang Aling tengah bisa ditingkatkan kualitasnya.
"Kami sangat mengharapkan peningkatan jalan ini agar akses masyarakat lancar," ujarnya. (*)
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar sebut konflik Israel-Palestina makin meningkat jika dunia abai
16 October 2023 13:41 WIB, 2023
Wako Padang ajak orang tua jangan hanya sibuk cari nafkah dan abai makanan bergizi bagi anak
06 March 2023 12:08 WIB, 2023
BPJS Kesehatan tak boleh bersikap abai beri layanan pada masyarakat
28 February 2023 20:11 WIB, 2023
Jangan abai, ini tips mengatasi rasa nyeri tulang belakang serta pada area lutut
05 September 2022 11:10 WIB, 2022
Jangan abai, ini pentingnya pertolongan pertama masalah kesehatan mental remaja
06 March 2022 9:05 WIB, 2022
Satpol PP nilai sejumlah kafe di Padang masih abai protokol kesehatan
16 January 2022 15:54 WIB, 2022
Warga Sumbar berpendidikan rendah cenderung abai protokol kesehatan, hasil survei
05 August 2021 17:34 WIB, 2021
Kasus COVID-19 melonjak, anggota DPD RI Emma Yohana imbau masyarakat jangan abai prokes
22 April 2021 13:35 WIB, 2021
Minggu kemarin, Polda Sumbar beri 5.433 teguran kepada masyarakat abai prokes
08 February 2021 11:02 WIB, 2021