Kementan bertekad ciptakan petugas ternak berkompetensi Asia
Senin, 9 Juli 2018 15:16 WIB
Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor, Kementerian Pertanian (Kementan) Wisnu Wasisa (dua kanan) memberikan sambutan pada Pelatihan Teknis Tematik Pertenakan (Reproduksi Ternak) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (9/7). (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)
Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor bertekad melatih petugas ternak agar memiliki kompetensi level Asia.
"Tujuannya agar petugas ternak yang ada di Indonesia memiliki kesempatan kerja ke luar negeri," kata Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor Wisnu Wasisa di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin.
Ia mengatakan dengan banyaknya petugas yang memiliki kompetensi level Asia dan bekerja ke luar negeri maka pendapatannya pun meningkat.
Untuk menjadi petugas yang memiliki kompetensi level Asia tersebut maka dilakukan pelatihan dan mendapatkan sertifikat.
Hingga saat ini, lanjutnya jumlah petugas yang memiliki kompetensi level Asia tersebut belum banyak sehingga perlu ada dorongan agar petugas bisa mencapai level itu.
"Ini merupakan tantangan secara umum dari petugas," katanya saat memberikan sambutan pada Pelatihan Teknis Tematik Pertenakan (Reproduksi Ternak).
Meskipun secara umum atau segala bidang, lanjutnya petugas ternak di Indonesia belum banyak yang memiliki kompetensi level Asia namun jumlah petugas sembelih halal sudah banyak.
"Bahkan sudah banyak yang bekerja di luar negeri," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Bustanil Arifin mengatakan pihaknya juga memfokuskan peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan.
"Apalagi Padang Pariaman memiliki potensi pengembang biakan ternak," kata dia.
Pelatihan tersebut dilaksanakan baik dari pihaknya, pemerintah provinsi maupun pusat melalui balai latihan.
Ia mengatakan peningkatan kompetensi tersebut diperlukan agar tidak saja berdampak positif terhadap petugas namun juga dapat meningkatkan pendapatan petani. (*)
"Tujuannya agar petugas ternak yang ada di Indonesia memiliki kesempatan kerja ke luar negeri," kata Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor Wisnu Wasisa di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin.
Ia mengatakan dengan banyaknya petugas yang memiliki kompetensi level Asia dan bekerja ke luar negeri maka pendapatannya pun meningkat.
Untuk menjadi petugas yang memiliki kompetensi level Asia tersebut maka dilakukan pelatihan dan mendapatkan sertifikat.
Hingga saat ini, lanjutnya jumlah petugas yang memiliki kompetensi level Asia tersebut belum banyak sehingga perlu ada dorongan agar petugas bisa mencapai level itu.
"Ini merupakan tantangan secara umum dari petugas," katanya saat memberikan sambutan pada Pelatihan Teknis Tematik Pertenakan (Reproduksi Ternak).
Meskipun secara umum atau segala bidang, lanjutnya petugas ternak di Indonesia belum banyak yang memiliki kompetensi level Asia namun jumlah petugas sembelih halal sudah banyak.
"Bahkan sudah banyak yang bekerja di luar negeri," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Bustanil Arifin mengatakan pihaknya juga memfokuskan peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan.
"Apalagi Padang Pariaman memiliki potensi pengembang biakan ternak," kata dia.
Pelatihan tersebut dilaksanakan baik dari pihaknya, pemerintah provinsi maupun pusat melalui balai latihan.
Ia mengatakan peningkatan kompetensi tersebut diperlukan agar tidak saja berdampak positif terhadap petugas namun juga dapat meningkatkan pendapatan petani. (*)
Pewarta : Aadiaat M S
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Balai Wartawan Agam salurkan bantuan ke korban terdampak bencana hidrometeorologi
15 December 2025 18:27 WIB
SMPN 1 Basa Ampek Balai Tapan Raih Juara II Nasional pada Ajang Video Inspiratif Wajar 13 Tahun
04 December 2025 9:52 WIB
Pemkot Payakumbuh perkuat profesionalisme ASN melalui penerapan Sistem Anjab dan ABK
29 October 2025 12:36 WIB
Wako Payakumbuh tinjau kondisi Balai Kota yang rusak karena angina kencang
16 October 2025 11:46 WIB