Pasaman Barat bertahap benahi Pantai Sasak
Kamis, 5 Juli 2018 19:30 WIB
Pantai Sasak Kabupaten Pasaman Barat selalu ramai dikunjungi masyarakat. Saat ini Pemkab secara bertahap membenahi lokasi itu agar bertambah menarik wisatawan. (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)
Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) -Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Pariwisata secara bertahap benahi objek wisata pantai Sasak untuk kenyamanan pengunjung.
"Benar, secara bertahap kita benahi. Dalam waktu dekat parkir pantai Sasak akan kita bangun yang layak dan membuat merk objek wisata," katanya di Simpang Empat, Kamis.
Ia mengatakan pembenahan objek wisata di Pasaman Barat dibenahi secara bertahap.
Apalagi pantai Sasak saat ini menjadi kunjungan utama masyarakat saat liburan. Tingkat kunjungan selalu ramai setiap libur akhir pekan, libur nasional dan lebaran.
"Sebelumnya pantai Sasak juga telah dibangun tugu khatulistiwa, jamban dan lainnya. Tentu kedepannya akan ditingkatkan lagi," ujarnya.
Ia mengatakan selain memfokuskan pengembangan Pantai Sasak juga objek wisata lainnya menjadi perhatian.
Ia berharap pengembangan objek wisata harus didukung oleh semua pihak terutama instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperindag dan UKM dan Dinas Keluatan dan Perikanan.
Ia menilai Objek wisata pantai Sasak selalu padat dikunjungi masyarakat. Pembenahan akan terus dilakukan secara bersama-sama khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Pihaknya juga telah menetapkan Pantai Sasak dan Pantai Air Bangis sebagai destinasi wisata di daerah itu.
"Bersama instansi terkait lainnya kita sudah menetapkan kawasan Pantai Sasak dan Air Bangis sebagai wisata pantai andalan dan akan terus dikembangkan,"sebutnya.
Ia menyebutkan pihaknya secara bertahap akan membenahi mulai pembangunan jalan, pembenahan parkir, penertiban warung dan sarana permainan dan hiburan.
"Intinya Pantai Sasak yang berjarak 20 kilometer dari Kota Simpang Ampek ini nantinya akan dijadikan distinasi kawasan wisata keseluruhan di Pasaman Barat," katanya.
Ia menjelaskan letak pantai Sasak yang tidak terlalu jauh dari Ibu Kota Kabupaten Simpang Ampek maka pengembangan kepariwisataan difokuskan kelokasi itu.
Apalagi, sebelumnya pembenahan telah dilakukan seperti membuat pintu gerbang, membenahi jalan dan menata warung yang ada.
Saat ini setiap minggu kita mengadakan berbagai macam hiburan dan penampilan kesenian yang ada. Hal itu akan membuat pantai Sasak semakin ramai dikunjungi warga.
Wisata lainnya seperti Pantai Sikabau, Muaro Binguang, Lubuak Landua dan lainnya juga akan menjadi perhatian pemerintah ke depannya. (*)
"Benar, secara bertahap kita benahi. Dalam waktu dekat parkir pantai Sasak akan kita bangun yang layak dan membuat merk objek wisata," katanya di Simpang Empat, Kamis.
Ia mengatakan pembenahan objek wisata di Pasaman Barat dibenahi secara bertahap.
Apalagi pantai Sasak saat ini menjadi kunjungan utama masyarakat saat liburan. Tingkat kunjungan selalu ramai setiap libur akhir pekan, libur nasional dan lebaran.
"Sebelumnya pantai Sasak juga telah dibangun tugu khatulistiwa, jamban dan lainnya. Tentu kedepannya akan ditingkatkan lagi," ujarnya.
Ia mengatakan selain memfokuskan pengembangan Pantai Sasak juga objek wisata lainnya menjadi perhatian.
Ia berharap pengembangan objek wisata harus didukung oleh semua pihak terutama instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperindag dan UKM dan Dinas Keluatan dan Perikanan.
Ia menilai Objek wisata pantai Sasak selalu padat dikunjungi masyarakat. Pembenahan akan terus dilakukan secara bersama-sama khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Pihaknya juga telah menetapkan Pantai Sasak dan Pantai Air Bangis sebagai destinasi wisata di daerah itu.
"Bersama instansi terkait lainnya kita sudah menetapkan kawasan Pantai Sasak dan Air Bangis sebagai wisata pantai andalan dan akan terus dikembangkan,"sebutnya.
Ia menyebutkan pihaknya secara bertahap akan membenahi mulai pembangunan jalan, pembenahan parkir, penertiban warung dan sarana permainan dan hiburan.
"Intinya Pantai Sasak yang berjarak 20 kilometer dari Kota Simpang Ampek ini nantinya akan dijadikan distinasi kawasan wisata keseluruhan di Pasaman Barat," katanya.
Ia menjelaskan letak pantai Sasak yang tidak terlalu jauh dari Ibu Kota Kabupaten Simpang Ampek maka pengembangan kepariwisataan difokuskan kelokasi itu.
Apalagi, sebelumnya pembenahan telah dilakukan seperti membuat pintu gerbang, membenahi jalan dan menata warung yang ada.
Saat ini setiap minggu kita mengadakan berbagai macam hiburan dan penampilan kesenian yang ada. Hal itu akan membuat pantai Sasak semakin ramai dikunjungi warga.
Wisata lainnya seperti Pantai Sikabau, Muaro Binguang, Lubuak Landua dan lainnya juga akan menjadi perhatian pemerintah ke depannya. (*)
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dispar: Tingkat kunjungan wisata ke Pasaman Barat selama libur Lebaran 131.715 orang
31 March 2026 18:11 WIB
Polsek Pasaman gunakan pengeras suara berikan himbauan jaga anak di Pantai Sasak (Video)
24 March 2026 15:53 WIB
Jalan provinsi terputus dampak bencana hidrometeorologi, warga Subang-Subang, Agam terisolir (Video)
20 January 2026 12:28 WIB
Polres Pasaman Barat salurkan bantuan sembako ke warga terdampak bencana di dua kecamatan hasil dari motocross piala kapolres
18 December 2025 16:59 WIB
TP PKK Pasaman Barat salurkan 8,1 ton beras untuk warga terdampak banjir di Sasak
03 December 2025 9:07 WIB
Tim gabungan Polres Pasaman Barat evakuasi warga terjebak banjir di Kampung Nelayan Sasak (Video)
27 November 2025 16:10 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Wahana permainan mulai dibangun di objek wisata Pariaman semarakkan Piaman Barayo
28 February 2026 15:56 WIB