Sejumlah pemimpin dunia ucapkan selamat pada kemenangan Erdogan
Senin, 25 Juni 2018 9:21 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Ankara, (Antaranews Sumbar) - Sejumlah pemimpin dari berbagai negara mengucapkan selamat terhadap kemenangan Recep Tayyip Erdogan dalam pemilu presiden dan parlemen, meski suara masih dihitung.
Ucapan pertama muncul dari Perdana Menteri Hungaria Victor Orban, kata sejumlah sumber kepresidenan.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev juga mengucapkan selamat kepada Erdogan atas "kesuksesan besar" dalam pemilu presiden, demikian pernyataan dari kantor kepresidenan Azerbaijan.
Dalam pembicaraan telepon, Aliyev mengatakan bahwa Turki tumbuh pesat di bawah kepemimpinan Erdogan, sementara posisi Ankara di dunia internasional juga semakin moncer.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga mengatakan yang sama terhadap Erdogan atas "kesuksesan proses demokratik di Turki dan kemenangannya dalam pemilu presiden," demikian kantor berita WAFA mengabarkan.
"Saya berharap Turki semakin sukses, maju, dan stabil," kata dia.
Erdogan menjawabnya dengan menegaskan dukungan Turki kepada rakyat Palestina dan "serta perjuangan mereka menuntut keadilan, kebebasan, dan stabilitas."
Dari Serbia, Presiden Aleksander Vucic berharap Erdogan berhasil menjalankan amanah.
"Serbia sangat mengutamakan persahabatan dengan Turki. Kami akan terus menjadi rekan yang bisa diandalkan kepada Turki dan pemimpinnya, yang siap melindungi negaranya di masa yang penuh tantangan," kata Vucic dalam pernyataan tertulis.
Dari negara-negara Islam, sejumlah negara yang sudah mengucapkan selamat di antaranya adalah Pakistan, Qatar, dan Kuwait.
Presiden Pakistan Mamnoon Hussain "mengucapkan selamat kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan atas kemenangannya dalam pemilu."
Hussain menegaskan bahwa tingginya tingkat partisipasi dan damainya pemilu adalah bukti dari kekuatan nilai-nilai dan institusi demokrasi di Turki.
Emir Qatar Tamim bin Hamad at-Thani dan Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jabar as-Sabah juga memberikan pernyataan yang serupa.
Ucapan pertama muncul dari Perdana Menteri Hungaria Victor Orban, kata sejumlah sumber kepresidenan.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev juga mengucapkan selamat kepada Erdogan atas "kesuksesan besar" dalam pemilu presiden, demikian pernyataan dari kantor kepresidenan Azerbaijan.
Dalam pembicaraan telepon, Aliyev mengatakan bahwa Turki tumbuh pesat di bawah kepemimpinan Erdogan, sementara posisi Ankara di dunia internasional juga semakin moncer.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga mengatakan yang sama terhadap Erdogan atas "kesuksesan proses demokratik di Turki dan kemenangannya dalam pemilu presiden," demikian kantor berita WAFA mengabarkan.
"Saya berharap Turki semakin sukses, maju, dan stabil," kata dia.
Erdogan menjawabnya dengan menegaskan dukungan Turki kepada rakyat Palestina dan "serta perjuangan mereka menuntut keadilan, kebebasan, dan stabilitas."
Dari Serbia, Presiden Aleksander Vucic berharap Erdogan berhasil menjalankan amanah.
"Serbia sangat mengutamakan persahabatan dengan Turki. Kami akan terus menjadi rekan yang bisa diandalkan kepada Turki dan pemimpinnya, yang siap melindungi negaranya di masa yang penuh tantangan," kata Vucic dalam pernyataan tertulis.
Dari negara-negara Islam, sejumlah negara yang sudah mengucapkan selamat di antaranya adalah Pakistan, Qatar, dan Kuwait.
Presiden Pakistan Mamnoon Hussain "mengucapkan selamat kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan atas kemenangannya dalam pemilu."
Hussain menegaskan bahwa tingginya tingkat partisipasi dan damainya pemilu adalah bukti dari kekuatan nilai-nilai dan institusi demokrasi di Turki.
Emir Qatar Tamim bin Hamad at-Thani dan Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jabar as-Sabah juga memberikan pernyataan yang serupa.
Pewarta : Antara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MUI: Operasi kelamin tak mengubah status seseorang dalam hukum agama
22 November 2024 15:22 WIB, 2024
Buya Anwar Abbas: Muswil adalah Momentum Kebanglitan Muhammadiyah Sumbar
24 December 2022 15:44 WIB, 2022
Waketum MUI apresiasi Kapolri yang telah mampu bongkar kasus Brigadir J sampai ke akar-akarnya
10 August 2022 8:01 WIB, 2022
Presiden Palestina minta dunia lindungi rakyatnya dari serangan tentara Israel di Tepi Barat
15 April 2022 13:34 WIB, 2022