Kairo, (Antaranews Sumbar) - Pemimpin utama Muslim Mesir pada Senin mengecam langkah Washington memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem dari Tel Aviv, dengan mengatakan bahwa itu memancing tanggapan keras 1,5 miliar Muslim di dunia.
Pemimpin Israel dan perutusan AS, termasuk Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan putri Presiden Donald Trump serta menantu laki-lakinya, Ivanka Trump dan Jared Kushner, menghadiri acara menandai pembukaan gedung kedutaan baru pada Senin itu.
Pembukaan itu bertepatan dengan peringatan 70 tahun pendirian Israel, yang disebut orang Palestina sebagai Nakba atau malapetaka.
Pemilihan waktu untuk pemindahan kedutaan besar AS menunjukkan preferensi terhadap logika arogansi dan kekuasaan dengan mengorbankan nilai keadilan, yang membuatnya jauh dari stabilitas dan perdamaian, kata Sheikh Ahmed al-Tayeb, Imam masjid al-Azhar Mesir, otoritas keagamaan tertinggi Mesir dan salah satu kampus paling terkemuka di dunia dalam pembelajaran Muslim Sunni, dalam pernyataan.
Dia mengatakan langkah tersebut menentang perasaan 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia.
Al-Tayeb menyeru warga dan lembaga sipil mengambil semua tindakan damai dan tindakan untuk mengungkapkan penolakan terhadap sikap negara yang memihak kelompok Zionis dengan mengorbankan hak Arab Palestina, demikian pernyataan itu. (*)
Pemimpin muslim Mesir kecam pemindahan kedubes AS ke Yerusalem
Selasa, 15 Mei 2018 6:29 WIB
Kota Yerusalem. (cc)
Pewarta : Antara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diplomat Eropa kunjungi keluarga Palestina yang terancam pengusiran di Jerusalem
22 January 2019 12:13 WIB, 2019
Liga Arab desak Australia akui Jerusalem Timur ibu kota negara Palestina
17 December 2018 12:23 WIB, 2018
Indonesia catat pernyataan Australia tidak memindahkan kedutaan ke Yerusalem
15 December 2018 14:20 WIB, 2018
Duta besar Rusia tegaskan negaranya tidak akan pindahkan kedutaan ke Yerusalem
17 October 2018 17:38 WIB, 2018
Indonesia dukung perlindungan dua situs warisan budaya dunia di Palestina
18 April 2018 15:52 WIB, 2018
Liga Arab seru dunia tidak ikuti jejak Amerika akui Jerusalem sebagai ibu kota Israel
16 April 2018 13:12 WIB, 2018